
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi, SH, MH menghimbau kepada takmir masjid dan musholla serta pondok pesantren untuk menyelenggarakan doa bersama setelah sholat Magrib.
Sebagaimana dalam Surat Edaran Bupati Sumenep nomor 451/187/435.012/2021 tanggal 02 Juli 202.

Do’a bersama dilakukan dalam rangka untuk memohon pertolongan, perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT atas wabah Covid-19 ini.
Kepada takmir masjid dan musholla serta pondok pesantren untuk menyelenggarakan doa bersama setelah sholat Magrib bagi jamaah yang setiap hari sholat berjamaah di masjid dan musholla serta para santri, diharapkan membaca Shalawat Tibbil Qulub, Shalawat Burdah dan doa lainnya.
Tak hanya demikian, seluruh ASN sebelum melaksanakan tugas dan bagi siswa/siswi sekolah sebelum proses belajar mengajar untuk membaca shalawat Tibbil Qulub, sedangkan bagi masyarakat umum dihimbau memperbanyak dzikir dan do’a di rumah masing-masing.
“Membaca do’a dan sholawat di masjid dan musholla serta pondok pesantren agar menggunakan pengeras suara, dengan harapan masyarakat di lingkungannya bisa mengikuti dari rumah,” katanya, Jum’at (02/07/2021).
Menurutnya, SE doa bersama ini akibat wabah Covid-19 kasusnya cenderung naik, sehingga selain dilakukan upaya pencegahan secara medis, juga memohon do’a kepada Allah SWT supaya wabah Covid-19 berakhir.
“Kebersamaan melawan Covid-19 sangat penting dengan memanjatkan do’a bersama, supaya COVID-19 di Sumenep segera tertangani dan berakhir, sehingga kesehatan pulih dan ekonomi bangkit,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan doa bersama atau kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh masjid, musholla dan pondok pesantren hendaknya mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, guna mencegah penularan COVID-19.
“Kami mengharap setiap aktivitas untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumenep ini,” tutupnya. (Sik/Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























