Lingga, Kepri-Lintasindonesia. Pemerintahan Kecamatan Singkep pesisir langsung Resfon dengan musibah kebakaran di pelabuhan Desa Kote yang menghanguskan tiga kios warga Desa yang berjualan di pelabuhan Desa Kote. Senin (11/04/2022).
Salah satunya bentuk kepedulian pihak Kecamatan Singkep pesisir dengan menyumbangkan sembako dan uang tunai kepada tiga orang warga desa kote yang jualan di kios pelabuhan, yang terbakar pada malam Sabtu (09/04/2022).
Saman, S.pd, selaku camat Singkep pesisir ikut serta dalam penyerahan bantuan buat para pedagang kios yang terkena musibah kebakaran. Penyerahan berlangsung di kantor desa kote, dengan didampingi Sekcam, Kasi, Kesos, dari pemerintahan Kecamatan Singkep pesisir Kabupaten Lingga.
“Saman, S.pd, mengatakan bantuan yang kami sampaikan kepada tiga orang pedagang di kios yang terbakar di pelabuhan Desa Kote sudah kami sampaikan, dengan harapan semoga bantuan tersebut setidaknya sudah dapat meringankan beban mereka,”harap dia.
“Saman juga berharap kepada pedagang, untuk kedepannya agar lebih berhati-hati lagi dalam beratifitas apa lagi kios-kios yang tidak di tunggu, sebelum berpergian hendaknya kita selalu memperhatikan apakah sudah aman untuk ditinggalkan. Karna musibah itu datangnya tidak bisa untuk diprediksi kapan dan dimana,” ucapnya.
Kepala Desa Kote M. Rifani dalam kesempatan yang sama mengatakan kami dari Pemdes Kote mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah setempat yang pada hari ini sudah datang ke Desa kote, dalam menyalurkan bantuan musibah buat warga Desa kote yang terbakar kiosnya di pelabuhan Desa kote.
“Saya berharap dengan adanya bantuan ini setidaknya sudah dapat meringankan sedikit beban bagi saudara kita yang terkena musibah. Apa lagi saat ini kita dalam menghadapi bulan suci Ramadhan, dan tidak lama lagi kita semua sebagai umat muslim akan menyambut hari raya Idul Fitri,” ungkapnya.
Untuk diketahui bersama. Warga yang terkena musibah kebakaran kios tempat jualannya di pelabuhan Desa Kote yaitu, Bu Raf’eah, Bu Rosni, Pak Alim. Begitu juga dengan bangunan pelabuhan yang berada di Desa Kote tersebut, awalnya dibangun melalui Hibah dari Provinsi Kepulauan Riau pada Tahun 2010 yang lalu untuk Desa Kote.
(KS)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























