Sampang, (Lintasindonesia.co.id) – Korban penembakan di Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Madura, Jawa Timur, Subaidi, 30, akhirnya meninggal dunia di RS Dr. Soetomo Surabaya, Kamis 22/11/2018 dini hari.
“Benar mas, Subaidi meninggal dunia tadi dini hari sekitar pukul 02.00 WIB,” kata Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto.
Menurutnya, Subaidi merupakan salah satu anggota Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) di Desa Tamberu Timur. Korban mengalami luka pada bagian perut sebelah kiri hingga menembus perut kanan.
Kendati demikian, saat ini aparat kepolisian sudah mengantongi identitas pelaku penembakan. Hanya saja, pihaknya masih mendalami motif terjadinya penembakan tersebut.
“Jenazah (korban red) sudah dalam penanganan tim medis dan aparat untuk dilakukan otopsi, nanti jenazah dimakamkan di desa setempat,” paparnya.
Penembakan Subaidi itu terjadi pada Rabu (21/11/2018) siang, sekitar pukul 13.00 WIB, di sebuah jalan desa perbatasan Desa Sokobanah Tengah dan Sokobanah Laok.
Subaidi (korban penembakan) berprofesi sebagai tukang gigi, itu mendapat telepon dari pelaku yang berpura-pura sebagai pelanggan, korban akhirnya menuju Desa Sokobanah Laok. Namun, Di tengah perjalanan, korban tertempak.
Pada akhirnya, Subaidi tersungkur dan terjatuh dari sepeda motor jenis Honda Beat yang dikendarainya.
Saat korban terjatuh, kemudian mendapat pertolongan dari warga sekitar hingga langsung dilarikan ke Puskesmas setempat untuk segera mendapatkan penanganan medis. (Red)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























