Media Lintas Indonesia.co.id Perwakilan Sumatera Utara.
Sudah sewajarnya dan seharusnya sebagai masyarakat itu ikut untuk mengawasi setiap adanya pembangunan disetiap daerah masing masing. Seperti pembangunan disinyalir dari proyek pamsimas yang terjadi diDusun Asahan, Desa Aek Batu, Kecamatan torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Pengeboran sumur bor tersebut diduga sarat dengan kepentingan kelompok yang jadi ajang bisnis didalam pengerjaannya.
Selasa (04/08/2020) saat tim media Lintas Indonesia.co.id melintas dijalan utama Dusun Asahan, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan melihat satu proyek pekerjaan yaitu pengeboran sumur bor yang dikerjakan oleh beberapa pekerja tepatnya didepan rumah warga Dusun Asahan. Namun yang mencurigakan adalah proyek pengerjaannya tidak ada menunjukkan identitas dan jenis pekerjaannya. Bahkan yang ironinya lagi, pengerjaan sumur bor tersebut tidak memasang dan memakai papan plang pengumuman atau papan plang RAB agar masyarakat tau pengerjaan tersebut memakai dana apa, dana darimana, proyek siapa dan berapa jumlah nominal pagu pengeboran dan pembangunan sumur bor tersebut.
Menurut keterangan warga yang tidak mau disebutkan nama dan inisialnya beliau mengatakan, bangunan ini sangat membingungkan sekali karena pengeboran sumur bor itu tidak diketahui dana darimana, dan apa nama perusahaan yang memenangkan tender proyek tersebut. Ditambah lagi proyek pengeborannya itu tidak pakai papan plang RAB agar masyarakat mudah, gampang, juga bisa mengawasi jika ada dugaan yang sifatnya akan merugikan masyarakat setempat pada umumnya, khususnya masyarakat Dusun Asahan, tuturnya menjelaskan.
Memang sangat jelas dilihat oleh mata bahwa ada pengerjaan pengeboran sumur bor diDusun Asahan, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan tidak menunjukkan identitas pengerjaannya, seperti papan plang pengumuman tidak ada, tidak ada nama pemenang tender, baik itu pribadi oknum maupun perusahaan. Apakah ada siluman bisa memberi dana untuk pembangunan? Apakah pengerjaannya diduga ada muatan muatan kepentingan kelompok? Saat ini tim media Lintas Indonesia.co.id perwakilan Sumatera Utara akan segera konfirmasi langsung keKementerian ataupun Dinas terkait. (Ari Wardana).
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























