Aceh Subulussalam-lintasindonesia.co.id Sabtu 14/09/19 Ketua Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kota Subulussalam J.Saraan melalui Sekertaris DPC Iswandi Dedy mengecam tindakan yang dilakukan Oknum Kades berinisial SH kepada wartawan.Menurut Iswandi, para pekerja media yang tergabung dalam PWRI tidak terima atas kata-kata penghinaan yang dilontarkan oknum Kades tersebut didalam media sosial Whatsapp dan Facebook kepada jurnalis yang meliput perihal pembangunan di desanya pada Rabu (11/09).” ini jelas penghinaan terhadap profesi wartawan. Dia sebagai panutan di desanya namun betapa berbahayanya statemen-statemen seperti itu. Seakan-akan menggambarkan arogansi seorang Kepala Desa, tegas Iswandi.
Pria yang akrab disapa Dedy itu menegaskan, hal yang dilakukan oleh oknum Kades tersebut sudah pasti dinyatakan penghinaan bagi profesi jurnalis, sehingga berharap Kapolres Aceh Singkil-Subulussalam segera mengambil sikap bahkan memberikan tindakan tegas kepada oknum tersebut yang telah berulang kali berurusan dengan pers dan hukum. Ujaran kalimat seperti itu merupakan bahaya dan ancaman bagi profesi kami yang dengan jelas melanggar UU ITE dan UU Pers. PWRI kata dia, akan mengawal kasus itu hingga tuntas.
Seperti dilansir dari Radar Aceh.com,Tren Berita.com,Atjehdaily.com, Ketik berita.com,Fajarnews.com,Mediaandalas.com (PWRI Subulussalam) dan Kanal Aceh.com serta iNewsTV investigasi, penghinaan yang dilakukan oknum Kades di Wilayah Kec. Rundeng kepada wartawan telah ditindaklanjuti oleh Kepolisian Aceh Singkil dengan menerima LP dan mem BAP para saksi pelapor.
Sebelumnya, oknum Kepala Desa SJ Kec. Rundeng berinisial SH beraksi kelewatan terhadap wartawan. Ketika jurnalis memberitakan pembangunan di desanya yang sudah di konfirmasi kepadanya. Dia malah menghina jurnalis tersebut beserta orang tuanya di medsos.
Oknum Kades itu malah menghina dan mendiskreditkan profesi wartawan di Subulussalam. Di hadapan para anggota WA dan penggunaan FB, SH memposting dengan kata-kata “sepah setan”, kemudian Kamis (12/9) sekitar pukul 08.39 WIB kembali memosting dengan kata-kata “Inilah salah satu oknum wartawan yang membuat resah Subulussalam, seakan akan dialah pahlawan… tapi hanya pahlawan kesiangan,” Kata Satria (wartawan kanal Aceh.com) sesuai dengan postingan Kades SJ berinisial SH. ( M. Pohan )
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























