Media Lintas Indonesia. Sumatera Utara. Di bulan Ramadhan 1443 Hijriyah tahun 2022 ini di Kabupaten Labuhanbatu Selatan seringkali rumah warga diterpa angin puting beliung. Sehingga warga banyak mengalami kerugian harta benda yang cukup lumayan banyak bahkan rumah yang mereka huni juga sudah tidak bisa lagi ditempati. Diduga dengan seringnya terpaan angin kencang yang memporak porandakan rumah warga semua itu dampak dari habis dan gundulnya hutan hutan yang tadinya sebagai penghalang terpaan kencangnya angin saat akan mengancam keselamatan rumah warga. Selasa malam ( 12/04/2022 ) sekira jam 19.35 wib, angin puting beliung yang begitu kencang dan cukup lumayan lama waktunya telah memporak porandakan 10 rumah warga Desa Bangai, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Walau tidak ada korban jiwa namun kerugian materi warga masyarakat Desa Bangai yang telah dihantam angin puting beliung mencapai ratusan juta rupiah.
Menurut penuturan dari seorang warga Desa Bangai, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang tidak mau disebutkan nama dan inisialnya mengatakan kepada awak media. Warga tersebut menuturkan, Memang kejadian angin puting beliung tersebut bermula dari sebelum turunnya hujan angin perlahan lahan berhembus di barengi rintikan hujan tapi tiba tiba angin semakin kencang berhembus bahkan warga pun panik melihat kejadian tersebut. Dalam waktu singkat beberapa rumah warga rata diterjang angin puting beliung yang begitu dahsyat. Kita juga salah satu korban rumah yang dihantam angin puting beliung tersebut, kata warga menjelaskan kepada awak media.
Setelah situasi hujan di barengi dengan angin puting beliung reda maka warga masyarakat pun keluar untuk membantu sesama warga yang rumahnya di terjang angin puting beliung. Hingga sampai saat sekarang jumlah rumah yang diterjang angin puting beliung berjumlah 10 rumah. Namun hingga sampai hari Rabu ( 13/04/2022 ) bantuan dari pemerintah setempat yang dinanti nantikan warga korban angin puting beliung belum juga kunjung ada. Sangat sedih jika kita lihat nasib warga masyarakat Desa Bangai, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Selain mereka harus menjalankan ibadah puasa, mereka juga perlahan harus membenahi rumah mereka akibat terjangan angin puting beliung. Tapi mengapa bantuan dari Pemerintah setempat tak kunjung datang? Apakah para jajaran pemerintah Kecamatan, Kabupaten tidak mengetahui kejadian tersebut? Padahal warga yang rumahnya diterjang angin puting beliung sangatlah membutuhkan uluran tangan bantuan dari setiap jajaran baik itu dari institusi, instansi maupun pribadi ataupun golongan. Semoga warga Desa Bangai yang rumahnya diterjang angin puting beliung segera mendapatkan bantuan dari para dermawan yang ada sehingga 10 rumah yang diterpa angin puting beliung segera dapat diperbaiki dan layak huni. ( J. A. Barus).
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























