Labuhanbatu Selatan – Media lintas Indonesia. – Saat tim media Lintas Indonesia Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengadakan investigasi kepasar Cikampak, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada hari Jumat (30/08/2019) jam 09.12 wib amat sangat miris melihat pasar Cikampak, Kecamatan Torgamba dikarenakan sampah sampah berserak tidak beraturan dan tidak pada tempat penampungan sampah. Bukan hanya itu saja, yang lebih merusak pandangan mata dan penciuman adalah aroma bau busuk sampah dan limbah air para pedagang daging ayam dan ikan sangatlah menyengat tajam kehidung dan menyesakkan dada. Karena alur pembuangan aliran limbah air pedagang ayam dan ikan dipasar Cikampak Kecamatan Torgamba tidak lagi beraturan dan bahkan air paritnya sampai melimpah kebadan jalan lintas Sumatera, Torgamba hingga sampai mengeluarkan aroma bau yang sangat menyengat.
Sampah sampah plastik dan sampah yang lainnya pun berserak dimana mana, pasar Cikampak terkesan tidak ada perhatian dari jajaran pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan khususnya dari Dinas pasar dan Dinas kebersihan Kabupaten Labuhanbatu selatan. Pedagang yang ada berjualan dipasar Cikampak sepertinya juga belum menyadari betapa berbahayanya jika sampah dan limbah air kotoran dagangan ayam dan ikan yang sudah berbau busuk justru sangat berpengaruh besar pada kesehatan kita semua. Diduga sudah cukup lama pasar Cikampak Torgamba ini tidak mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan khususnya Dinas pasar dan Dinas kebersihan agar penataan pasar Cikampak terlihat rapi dan bersih.
Kalau dilihat dari sudut pandang pembangunannya cukup lumayan bagus kondisi pasar Cikampak, namun adapun bangunan pasar yang baru selesai dibangun setahun yang lalu namun, bangunannya juga hingga sekarang tak kunjung ditempati oleh para pedagang pasar Cikampak. Padahal bangunan tersebut bagus dan rapi. Sesuai harapan yang dinantikan oleh Masyarakat agar para pedagang dan pembeli membuang sampah sembarangan, agar pasar Cikampak bersih dari sampah juga air limbah ayam dan ikan tidak lagi dibuang sembarangan agar tidak ada lagi bau busuk serta menyengat dihidung. (J.A Barus)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























