SBB,LINTASINDONESIA-Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Pemerintah Daerah Seram Bagian Barat (SBB) lewat Badan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), menyerahkan Hewan Kurban bagi masyarakat di Kecamatan Amalatu, Sabtu (25/07) yang diserahkan secara langsung oleh Bupati SBB, Drs. M. Yasin Payapo, M.Pd, bertempat diDesa Tomalehu. Hewan kurban yang diserahkan sebanyak tiga ekor sapi bagi ketiga Desa yaitu Desa Latu, Tomalehu dan Desa Hualoy.
Dalam arahkan singkatnya Bupati mengajak semua pihak yang hadir untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga masih diberi kesempatan berkumpul untuk menyerahkan hewan korban untuk ketiga desa.
“Pertama-tama kita panjatkan puji dan syukur kepada Alhamdulilah kepada Allah SWA Tuhan Yang Maha Esa karena atas nafas kuasanyalah dalam suasana yang bahagia ini kita berkumpul kembali dalam rangka menyerahkan hewan korban untuk Hualoy, Tomalehu dan Latu,” ajak Bupati.
Dikatakanya, selaku Pemerintah Daerah dirinya menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pimpinan dan tokoh agama dan masyarakat dari ketiga negeri dalam kegiatan tersebut. “Kami Pemda dan Forkopimda yang hadir dikesempatan ini mengucapkan terima kasih banyak bapak-bapak bisa hadir dikesempatan ini. Ini memberikan semangat bagi kita, dalam upaya kita bersama dalam acara penyerahan sekaligus semangat kebersamaan katong samua,” kata bupati dengan logat ambon.
Lanjutnya, kata orang, damai itu indah. Keindahan itu perlu kita kecapi dan kita resapi bersama. Semangat korban idul adha yang kita jalani beberapa hari kedepan marilah kita jadikan sebagai semangat kita bersama, untuk hidup orang basudara ini tetap jalan.
Kekompakan kita dalam rangka menuju damai itu harus tercipta karena tidak ada jalan lain. Hidup yang nyaman hanya satu yaitu kedamaian baik lahir mauoun bathin. Oleh sebab itu, inti dari arahan singkat saya ini bagaimana upaya kita bersama.
Kembali bupati mengajak untuk ketiga negeri yang merupakan anak bangsa lewat hari raya ini untuk menciptakan kedamaian diantara mereka.”Setiap anak bangsa yang ada ditiga negeri ini, saya mengajak kita semua untuk mari melalui korban ini kita semangati hidup bersama ini. Sehingga tercipta damai, dan damai itu indah perlu tercipta ditiga negeri ini,” ajak Payapo kembali.
Semangat kita selaku Pemda juga sama, kita semua ini sama. Apa yang kita inginkan dan harapkan ini, semoga bisa berjalan. “Semoga gerakan-gerakan kedamaian dilakukan oleh para pemuda kita. Dikoordinir oleh kepala pemuda, pejabat kepala desa dan camat bisa tercipta dalam waktu yang tidak terlalu lama.,” harap Bupati mengakhiri.
Hadir Bupati SBB bersama ibu, Kapolres SBB, AKBP. Bayu Tarida Butar Buatar, S.IK, Kepala Pengadilan, Johanis Dairo Malo, SH, Kepala Kejaksaan Negeri Piru, Sugih Charvallo, SH.MH, Kabag Kesra, Drs. Akhir Pattilouw, Kadis PUPR, Ir. Thom Wattimena, Kadis Pendidikan SBB, Nasir Nuruali, ST, Kabag Kesra, Kepala Kesbangpol, H.S. Patty, S.Sos, Kabag Humas, Hendry Mandaku, Dandrem 151 Binaya, Arnold Rityau, Camat Amalatu, Kapolsek Kairatu Timur, Iptu. I. Mukadar, Pabung Koramil 1507 Piru, D. Mado dan tokoh Agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda desa latu, tomalehu dan hualoy.(AT)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























