Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / D.I-ACEH / Subulussalam / Setelah Petinggi Kota Subulussalam Disuntik Vaksin, Kini Giliran masyarakat

Setelah Petinggi Kota Subulussalam Disuntik Vaksin, Kini Giliran masyarakat

Subulussalam-lintasindonsesia.co.id
Setelah Petinggi Kota Subulussalam Disuntik Vaksin, Kini Giliran masyarakat saat ini yang sedang berlangsung dimulainya tanggal 3 samapai 7 Juni, namun di Kecamatan Sultan Daulat samapai saat ini masyarakat antusias untuk divaksin dengan kesadaran masyarakat itu sendiri untuk divaksin Selasa (8/6/2021)

Pantoan media lintasindonesia.co.id dilapangan sebelum warga divaksin harus melalui beberapa tahapan proses sebelum mendapatkan penyuntikan vaksin Covid-19 diantaranya screening untuk cek kesehatan. Tim medis yang menjadi petugas dalam vaksinasi puskesmas sultan daulat yakni dr. Indah Priyanti, dan dibantu 10 orang tenaga vaksinator, dan Kegiatan penyuntikan vaksin masal itu dilaksanakan digedung aula Kecamatan Sultan Daulat.

Kepala Puskesmas Sultan daulat Zs. Amelia Kaloko S.Kep mengatakan, kami dari pihak muspika sebelum melakukan penyuntikan vaksin masal itu kami lakukan bersosialisasi dan tidak terlepas berkoordinasi, terkait pelaksanaan penyuntikan vaksinasi masal ini.

Untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, Alhamdulillah berkat kerjasama dengan muspika Kecamatan Sultan Daulat berjalan dengan baik dalam melakukan penyuntikan vaksinasi ini

Sebelum kegiatan penyuntikan Vaksin ini berlangsung, Kami menyiapkan 4, meja untuk melayani masyarakat pendaftaran, cek kesehatan dan menyimpankan tenaga medis penyuntikan Vaksin 10 orang petugas vaksinator dan 1 orang dokter. Kata Amel

“Ia menambahkan terkait vaksinasi masal ini, untuk kecamatan Sultan daulat, masyarakatnya cukup antuasias mengikuti Vaksinasi ini, sehingga pada hari senin (7/6). capai 225 orang yang mendaftar kepuskesmas sultan daulat ini.

Namun setelah dicek kesehatan warga tersebut yang bisa dilakukan penyuntikan vaksinasi hanya 150 orang yang bisa dipavaksin, dan 75 orang tidak bisa divaksin karena sebagian, mengendap penyakit Commorbit (penyakit penyerta), ibu-ibu hamil dan menyusui sehingga tidak bisa dilakukan penyuntikan vaksin. Ujar Amel

Nah pada hari Selasa ini (8/6) yang hadir dan mendaftarkan diri untuk divaksin sebanyak 104 orang, dan ini juga setelah dicek kesehatan warga tersebut hanya 40 orang yang bisa dilakukan penyuntikan vaksinasi. Sehingga 64 orang lagi tertunda karena diantara nya, ada terkena penyakit Commorbit (penyakit penyerta) ibuk-ibu hamil dan ibu-ibu menyusui. Terangnya

Kegiatan tersebut langsung dipantau Camat Arbi. SP, Dandaramil Kapten INF, Gunawan, Kapolsek Iptu. Didik Suriya, SH serta anggo TNI-POLRI dan Kepala puskesmas sulatan daulat. (M. Pohan)

Check Also

Sekda Buka FGD Kota Sabulussalam Dalam Angka Tahun 2023

SABULUSSALAM,LINTASINDONESIA.CO.ID-Kepala Bidang Informasi Publik Diskominfo Kota Subulussalam Zainal Abidin, SH mewakili Wali Data menyebutkan bahwa …

DPRK Gelar Rapat Paripurna Nota Pengantar Rancangan Qanun Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK 2020

Subulussalam-lintasindonesia.co.id Wakil Wali kota Subulussalam Drs. Salmaza, MAP mengatakan, pihaknya berharap dukungan dari Pimpinan dan …

Tak Ada Keraguan Puluhan Penggiat Media Suntik Vaksin

Subulussalam-lintasindonesia.co.id Puluhan wartawan di Kota Subulussalam menjalani suntik vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua, di …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!