Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / MALUKU / Seram Bagian Barat / Soumokil : Datangkan Instruktur Palatihanan Home Industri Kepada Kelompok Usaha Jemaat Kamal.

Soumokil : Datangkan Instruktur Palatihanan Home Industri Kepada Kelompok Usaha Jemaat Kamal.

Kamal- Mauku, mLI-  Dalam rangka pemberdayaan kaum perempuan guna menciptakan lapangan kerja sendiri dengan produk Home Industri, Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi Jemaat GPM Kamal Kalasis Kairatu bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Seram Bagian Barat, melakasanakan pelatihan Home Induatri kepada ibu-ibu kelompok Usaha di Jamaat Kamal.

Ketua Panitia Habes Gerejawi Soumokil Willem Thontji, S,Sos datangkan Kabid. Aneka Industri Pedagangan, Perindustrian danTenaga Kerja Yance Tahalea, Kasi. Aneka Industri Rilen Manusiwa dan Sataf Dinas Koperasi dan UKM serta Tenaga dan Instruktur Pelatihan Kabupaten Seram Bagian Barat, untuk memberikan pelatihan kepada 10 Kelompok Ibu-ibu Jemaat GPM Kamal dalam pengelolaan bahan lokal yang mudah didapatkan dilingkungan Jemaat Kamal Kecamatan Kairatu Barat yaitu dengan membuat produk Abon ikan, Minyak Kelapa Murni dan Minuman Anggur.

Kegiatan Pelatihan Home Industri ersebut dengan tema “Memberdayakan Ekonomi Keluarga dan Masyarakat Menuju Kemandirian Berbasis Sumber Daya Alam yang Tersedia”.

Ketua Majelis Jemaat GPM Kamal Pdt. O. Tapilouw dalam memberikan sambutannya dan sekaligus membuka Pelatihan Home Industri tersebut mengatakan Kami memberikan apresiasi dan satu Kebanggan untuk Ketua Panitia Hari-Hari Besar dan jajaranya karena kegiatan yang dilakukan oleh Panitia Habes gerejawi seperti ini tidak ada, biasanya panitia Hebes Gerejawi itu mengadakan kegiatan lomba olah raga, dayun dll, dan kegiatan seperti Pelatihan Home industri ini jarang, dan baru pernah dilakukan oleh Pak Wim dan jajaran Pantia kepada Ibu-ibu Jemaat Kamal ini sangat luar biasa.

“Saya sangat merespon positif karena sangat barguna dan bermanfaat bagi kehidupan keluarga dan ibu-ibu bisa paham tentang kewirausahaan.” ungkapnya.

Kata Tapilouw kegiatan seperti ini kami dari gereja berharap kerja sama terus berkesinambungan sehingga ibu-ibu ini bukan saja buat sesuatu tapi ibu-ibu bisa paham tentang jalur-jalur usaha. Perubahan itu sebenarnya gampang saja untuk kita, tapi perubahan yang hebat itu dibutuhkan komitmen untuk menjawab sebuah perubahan.
Ketua Panitia Hari-hari Besar Gerejawi GPM Kamal Soumokil Willem Thontji, S,Sos saat arahannya mengatakan Sebagai bagian dari pembantu pelayanan yang diamanahkan dalam keputusan persidangan jemaat sebagai pelaksanakan tugas menyukseskan hari-hari besar gerejawi tahun pergumulan 2018 khusus menyongsong hari Reformasi gereja maka panitia melakukan kajian kegiatan sesuai konteks hari keagamaan tersebut.

Setelah mengikuti kondisi kehidupan umat dibidang ekonomi yang disesuaikan dengan kondisi sumber daya alam yang tersedia, dan ketersediaan sisa waktu aktifitas para ibu-ibu maka panitia bersepakat perlu dimaksimalkan peluang itu menjadi sesuatu yang bermanfaat tanpa mengabaikan tugas-tugas lainnya. Maka dasar inilah dalam upaya pemanfaatan sumber daya alam ini perlu didampingi dan dilatih oleh mereka yang mempunyai skill yang dalam hal ini instansi yang berwewenang.

Setelah diadakan pendekatan dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja serta Dinas Koperasi dan UKM maka disepakati dilakukan pelatihan Home Industri.

Sesungguhnya banyak Sekali kerajinan sesuai dengan sumber daya alam yang tersedia, tapi karena waktu yang tersedia kurang memadai maka hanya dibatasi pada pengolahan kelapa menjadi minyak CPO maupun anggur buah-buahan.

“Suatu kebanghan jika kedua Dinas tersebut diatas telah siap mendampingi kelompok-kelompok yang telah terbentuk ini dalam kegiatan-kegiatan lanjutan dan siap pula membantu dengan peralatan yang sulit diperoleh oleh kelompok serta pula siap memfasilitasi pemasarannya.” ungkap wim.

Kegiatan Pelatihan Home Industri ini berlangsung Sabtu, 10/11/ 2018 di Gedung Pemuda Desa Kamal Kecamatan Kairatu Barat. Kegiatan Pelatihan Home Industri Jemaat GPM Kamal khususnya kaum perempuan dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dengan pemanfaatan bahan baku yang ada dilingkungan sekitar, sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan taraf kehidupan keluarga.

Sementara Kabid. Aneka Industri Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja dalam arahannya kepada peserta palatihan bahwa Kehadiran kami dari Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kab, SBB sudah lengkap karena hadir juga Bidang Aneka Industri dan Tenaga Pelatih maupun tenaga pendamping yang berpengalaman.

Dengan inovasi Industri ini saya sangat yakin ibu-ibu sangat telaten dan serius, dan saya minta jangan hanya melihat kalau bisa dengan tangan langsung dipraktekan, jangan hanya melihat lalau setelah selesai kegiatan ini pulang lupa resep.

“Diharapkan dengan adanya Pelatihan ini, ibu-ibu mendapatkan pengetahuan dan kami minta ada etos kerja, ada semangat kerja, kita harus nyatakan sikap jangan hanya belajar hari ini, besok sudah lupa.

Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan ada perhatian serius dari Peserta sehingga kedepan nanti kami dari Dinas dapat menindaklanjutinya program-program kegiatan dari pada kegiatan panitia Hari-hari besar gerejawi Jemaat GPM Kamal ini” jelas Yan.

Sedangkan Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Seram Bagian Barat Ir. A .Palijama menanggapai Kegiatan ini melalui telepon selulernya menjelaskan Di desa Kamal potensi sangat luar biasa, untuk dikembangkan kelompok-kelompok usaha Industri kecil menengah (IKM) potensi unggulan yang dijadikan bisnis itu adalah Perikanan karena itu ada kelompok-kelompok perikanan kita bentuk kelompok, kalau progresnya bagus kita bentuk koperasi.

Nanti kan ada banyak bantuan, ada bantuan kredit micro, ada bantuan dana bergulir.

Mudahkan-mudahkan tahun ini terjadi pergeseran dimana-mana sehingga pembahasan APBD ini lebih fokus kepada pemberdayaan. Kalau APBD lebih Fokus kepada Pembardayaan berarti kelompok-kelompok strategis ini kita dorong, kita pacu sehingga mencapai peningkatan kesejahteraan anggotanya.

“Kita di Koperasi memang ada bantuan tapi minim nah ini nanti diintegrasikan dengan perindustrian, jadi melalui kegiatan Pelatihan Home Industri yang digelar oleh Panitia Habes Gerejawi GPM Kamal ini bisa langsung bentuk kelompok yang terdiri dari 20 anggota sehingga menjadi embrio untuk pembentukan Koperasi, kita membiasakan masyarakat untuk ada dalam suatu organisasi sehingga nanti kita mau memicu untuk pembentukan koperasi kelompok itu sudah terbiasa hidup berkelompok, satu untuk semua dan semua untuk satu.

Intinya Diidentifikasi supaya satu kelompok itu harus punya usaha yang sejenis sehingga mudah untuk mengalokasikan bantuan. Dewasa ini Dinas Koperasi dan UKM sementara memacu pertumbuhan kelompok yang juga dibutuhkan dana dalam rangka kebijakan Pemerintah untuk pengembangan kelompok-kelompok strategis seperti Nelayan, Pertanian, industri dsbnya.” terang Palijama.

Pantauan media ini Peserta pelatihan sangat antusias mengikuti penjelsan dari para Pasilitator dan Pelatih dalam mengelola produk home industri. Informasi yang berhasil dihimpun awak media dari Tokoh Masyarkat, Kerja sama yang berkesinambungan cukup baik antara berbagai Stakeholder di Jemaat GPM Kamal demi mewujudkan peningkatan ekonomi warga gereja pada khususnya dan warga desa pada umumnya, namun disayangkan dengan berbagai upaya dalam rangka peningkatan kesejahteraan warga gereja dan masyarakat desa megalami jalan buntuh karena keterbatasan anggaran.

Pihak Pemerintah Desa Kamal yang merupakan ujung tombak pergerakan roda Pemerintahan dan Pembangunan kemasyarakatan hanya berdiam diri, pada hal Kucuran Anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) sudah memasuki tahun ke-4 berjumlah miliyaran rupiah mubazir tidak mampu medongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat, manggali sumber-sumber asli desa dan kemudian dijadikan atau diolah untuk sumber pandapatan masyarakat, hal ini tidak sama sekali dirasakan manfaat dari Anggaran desa tersebut bagi masyarakat, sungguh malang nasib masyarakat yang miskin semakin miskin. Kepedulian Pemerintah Desa Kamal terhadap peningkatan ekonomi masyarakat hanya 0%.(jo)

Check Also

Media-lintasindonesia.co.id – Maluku, Seram Timur ||Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia seram Bagian …

SAT NARKOBA POLRES SBB KEMBALI SITA 410 LITAR SOPI TAK BERTUAN

SBB,lintasindonesia.co.id -Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan oleh Resnarkoba Polres Seram Bagian Barat(SBB) dengan sasaran  Minuman …

Enam Penambang Batu Sinabar Meninggal Tertimbun Longsoran

SBB, lintasinfonesia.co.id -Sebanyak Enam orang yang merupakan penambang Batu Sinabar di Hulung Desa Iha kecamatan Huamual …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!