
Media-lintasindonesia.co.id. Labuhanbatu Selatan- Beberapa bulan yang lalu minyak goreng khususnya di Kabupaten Labuhanbatu Selatan warga masyarakat, baik yang berada didalam perusahaan maupun masyarakat umum mengalami kesulitan mendapatkan minyak goreng untuk kebutuhan sehari hari. Bahkan di grosir maupun di tempat pedagang lainnya sangat sulit mendapatkannya, hingga berdampak pada harga yang tidak stabil. Kelangkaan minyak goreng tersebut karena berkurangnya pasokan minyak goreng dari produsen kepada para konsumen yang ada khususnya diKabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Justru yang lebih mirisnya lagi kenapa para agen agen liar justru bisa lebih mudah mendapatkan minyak goreng untuk dijual kepada konsumen dengan harga lebih tinggi dari harga biasanya. Sehingga harga minyak goreng jadi berpariasi, mulai dari Rp. 14.000 sampai dengan harga Rp. 18.500/liter baik dalam bentuk kemasan ataupun curah. Dengan harg yang berpariasi itu pun masih juga warga masyarakat kesulitan untuk mendapatkan barang tersebut.
Sehingga SPBUN PTPN3 kebun Sei Kebara, M. Sopian Bayu, SE ( Ketua ), Ponimin ( Sekretaris ), Dedi Ariandi ( General Manager Dlap 2 ), Gunawan Bahri ( Manager kebun Sei Kebara ) membuat suatu trobosan untuk membuat acara bagikan minyak goreng murah pada karyawan pimpinan dan karyawan produksi mulai dari APK, Tata Usaha, Tekhnik, dan seluruh karyawan yang ada di Afd 1 sampai Afd 8 kebun Sei Kebara dengan harga Rp. 15.000/ 2 liter yang dibantu pendanaannya oleh SPBUN Sei Kebara. Minyak goreng murah tersebut dibagikan oleh Ketua SPBUN, M. Sopian Bayu, SE dan jajarannya semata mata tulus untuk membantu para karyawan pimpinan maupun karyawan produksi agar tidak kesulitan mendapatkan minyak goreng khususnya untuk karyawan pimpinan dan karyawan produksi se PTPN3 kebun Sei Kebara, Desa Torgamba, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.

Minyak goreng tersebut dibeli oleh SPBUN Sei Kebara dari PT. Industri Nabati Lestari Sei Mangkei yang notabene nya adalah anak perusahaan dari perusahaan PTPN3 dengan merk Salvaco. Adapun maksud dan tujuan SPBUN PTPN3 Sei Kebara belanja minyak goreng tersebut agar masyarakat karyawan dengan mudah untuk menjangkau dan membeli minyak goreng untuk kebutuhan keluarga. Serta tidak lagi mengalami kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng.
Setelah usai pembagian minyak goreng murah kepada karyawan pimpinan dan karyawan produksi, M. Sopian Bayu ( ketua SPBUN Sei Kebara ) dan jajarannya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak pimpinan Dedi Ariandi ( General manager Dlap 2 ) dan Bapak Gunawan Bahri ( Manager PTPN3 kebun Sei Kebara ) atas turut sertanya untuk mensukseskan kegiatan berbagi minyak goreng murah untuk karyawan kebun Sei Kebara dan semoga terus berkelanjutan untuk masyarakat umum diluar perusahaan PTPN3 agar warga masyarakat ikut merasakan berbagi tali asih dan menjalin silaturrahmi yang lebih baik lagi agar terbinanya sila kelima yaitu, Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. (J. A. Barus)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























