
Media-lintasindonesia.co.id,BUNGO–Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Bungo (STKIP-MB) kembali melahirkan lulusan sarjana. tahun ini STKIP MB mewisuda sebanyak 172 lulusan sarjana yang terdiri dari program studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) serta prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).
Prosesi wisuda yang digelar di Bal room Semagi Hotel Muara Bungo, Sabtu (13/11/2020) berlangsung sukses.
Hadir dari pihak kampus, Syafrial Anas, ketua STKIP- MB Renda Lestari, wakil ketua I, Harkam, Wakil ketua II, Wakil ketua III, Para dosen dan staf STKIP-MB.
Dari pihak Muhammadiyah, Hadir jajaran pengurus daerah Muhammadiyah Muara Bungo,Pengurus muhammadiyah propinsi jambi, Bupati Bungo H. Mashuri S.P.,M. E dan unsur Forkopimda, para orang tua wisudawan dan tamu undangan lainnya.

Sidang senat terbuka program strata satu ke-IV STIKP MUHAMMADIYYAH BUNGO, ada tiga prodi yang mengikuti wisuda, ada prodi PBI ( pendidikan bahasa inggris ) sebanyak 10 orang, prodi PGSD ( pendidikan guru) sebanyak 129 orang, dan PJKR ( pendidikan jasmani,kesehatan dan rekreasi ) sebanyak 36 orang.
Ketua STKIP Muhammadiyah Bungo, Syafrial Anas mengatakan pelaksanaan wisuda tahun ini merupakan wisuda terakhir STKIP-MB karena saat ini kita dalam keadaan transformasi dari Perguruan Tinggi ke Universitas.
Ueforia wisuda STKIP MB tahun ini dilaksanakan berbeda, hal ini karena situasi tengah dalam wabah Covid-19. Namun tidak mengurangi kehidmatan pelaksanaan wisuda dengan mentaati protokol kesehatan sebagimana yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kami amat bangga kepada mahasiswa yang saat ini telah menyelesaikan studi, ditengah pandemi covid-19. Kalian berpacu melawan covid dan memacu menyelesaikan tugas-tugas akhir kampus,” ungkap Syafrial Anas.
Ditambahkan lagi oleh ketua STKIP safrial anas mengapresiasi atas diwisudanya ketiga program studi STKIP Muhammadiyah Muara Bungo tersebut.
“Kami berharap kampus ini bisa terus berbenah meningkatkan kualitasnya dalam rangka menghasilkan lulusan, calon-calon guru yang handal dan bermanfaat,” katanya
Safrial anas memberikan selamat kepada mereka yang diwisuda. Dikatakannya, ada tiga hal yang harus dilakukan sesudah diwisuda, yakni mencari kerja, menciptakan lapangan kerja, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berharap seluruh wisudawan menjadi orang yang sukses dan ilmunya berguna bagi masyarakat banyak,” pungkasnya.
(Dya)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























