SBB,MediaIndonesua-Gempa bumi yang terjadi di Maluku, Kamis (26/09), pagi, membuat masyarakat mulai berinisiatif untuk mengungsi di dataran tinggi (Pegunungan).
Masyarakat Dusun Ani dan dusun Olas Desa Lokki Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, mulai berhamburan berlarian mengungsi ke daerah pegunungan yang berada di belakang kedua dusun Olas maupun dusun Ani .
Langkah ini dilakukan, karena ada informasi, bahwa nantinya akan terjadi gempa susulan yang lebih besar sehingga bisa berpotensi tsunami. Informasi yang beredar yang masyarakat himpun dari media sosial, sehingga warga pun menjadi panik dan memilih untuk menyelamatkan diri ketempat Lebih tinggi yang menurut mereka aman.
Anwar tiha SBB , Kamis, (26/09), sore, melaporkan, sebagain besar masyarakat kedua dusun saat ini sudah berada di daerah peguningan, yang berada di bekakang Desa kedua dusun. Mereka pun mengungsi bersama keluarga dan membawa perbekalan seadanya. Bahkan ada sebagian dari mereka sudah membuka tenda.
Kepala desa Lokki Dimitry Riry bersama stafnya, tampak sibuk mengunjungi masyarakat kedua dusun yang sedang mengungsi di pegunungan maupun masyarakat yang masih berada di perkampungan kedua Dusun itu.
Dimitry lewat staf Kedua Dusun Olas Ani berusaha memberikan pengertian, bahwa informasi adanya tsunami itu tidak benar.
Bahkan ada informasi gempa lebih besar lagi, itu hanya hoax saja. “ Saya sudah menghubungi staf kedua dusun agar memberikan pemahaman kepada warga yang ada di perbukitan ini, saya berusaha memberikan pengertian kepada mereka. Itu yang bisa kami lakukan. Sejauh ini, wilayah Desa Loki dan dusun Ani maupun Olas aman-aman saja,Hanya masyarakat kedua dusun sampai saat ini memilih membangun tenda”pengungsian untuk nginap di pegunungan karna meraka masih berfikir dan iktiar akan terjadi gempa susulan yang berpotensi sunami, ujar Rirry
Seperti dilaporkan sebelumnya, Badan Mereorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), telah menginformasikan, bahwa, gempa magnitudo 6.8 yang terjadi di Maluku Kamis, pagi tadi itu, tidak menimbulkan tsunami. (Anwar tiha)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























