Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / MALUKU / Seram Bagian Barat / Tamaela Diduga Dihajar Wakil Ketua DPRD Malteng

Tamaela Diduga Dihajar Wakil Ketua DPRD Malteng

MALUKU,Lintasindonesia- Andre Tamaela, pemuda Negeri Soahuku Kecamatan Amahai mengalami tindak penganiayaan oleh Wakil Ketua DPRD Malteng Hari Men Karl Haurissa atau Kace Haurissa, Rabu (4/3) malam.

Belum diketahui kebenaran keterlibatan Haurissa, namun kasus ini sudah dilaporkan Tamaela ke Polsek Amahai.
Tamaela dalam keterangannya kepada pers di Masohi, Kamis (5/3) enggan menyebut nama-nama oknum yang diduga telah melakukan pemukulan terhadap dirinya.
Dan, menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus ini oleh aparat penegak hukum.

“Ada saksi yang melihat. Tentunya, yang lebih yang dekat dengan saya yang berpotensi melakukan pemukulan. Tapi intinya bahwa kepolisian mudah mengungkap siapa pelakunya,” seru Tamaela sembari menunjuk wajah lebam diwajahnya .

Kronologis pemukulan terhadap Tamaela sebagaimana informasi yang berhasil dihimpun koran ini Rabu (4/3) malam, dilatari masalah dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) Negeri Soahuku.
Tamaela adalah warga Soahuku yang getol memperjuangkan pengungkapan kasus-kasus dugaan korupsi di Negeri Soahuku ke ranah hukum.

Sebelum kejadian dugaan pemukulan terhadapnya, beredar isu bahwa aleg DPRD Malteng Kace Haurissa ada dalam “pusaran” pengelolaan Dana Desa.
Meski bukan bagian dari perangkat pemerintah Negeri maupun Saniri, Haurissa disebut-sebut turut berkontribusi terhadap lambannya pembangunan Negeri.

“Haurissa disebut-sebut, pernah memanfaatkan dana desa Negeri Soahuku untuk kebutuhan pribadinya. Dari sinilah mencuat kata “pencuri”, Entah sudah dikembalikan atau belum, tapi informasi ini yang berkembang dan kemudian lahirlah kata itu “Pencuri” yang berujung pada pemukulan terhadap Tamaela malam itu,” sebut warga Soahuku.

Tamaela yang dikonfirmasi menyangkut hal ini enggan berkomentar panjang lebar. “Soal peminjaman Dana Desa Negeri Soahuku oleh Haurissa,” silahkan dikonfirmasi langsung ke Penjabat atau perangkat Negeri Soahuku. Sebab, informasi soal internal pemerintah Negeri pastinya keluar dari internal perangkat Negeri,” elaknya.

Sekadar tahu, kasus dugaan korupsi DD Negeri Soahuku dimaksud yang bersinggungan dengan nama Haurissa adalah saat kepemimpinan Penjabat KPN, Marba Maruapey.

Maruapey menduduki kursi penjabat KPN Negeri Soahuku sejak tahun 2017 dan baru berakhir pada tahun 2019.
Haurissa yang saat ini menjabat wakil Ketua DPRD Malteng saat itu merupakan ketua DPD Herindra Malteng. Dia disebut-sebut punya andil besar dibalik duduknya Karna Maruapey di kursi Penjabat KPN Soahuku. (AT)

Check Also

Media-lintasindonesia.co.id – Maluku, Seram Timur ||Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia seram Bagian …

SAT NARKOBA POLRES SBB KEMBALI SITA 410 LITAR SOPI TAK BERTUAN

SBB,lintasindonesia.co.id -Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan oleh Resnarkoba Polres Seram Bagian Barat(SBB) dengan sasaran  Minuman …

Enam Penambang Batu Sinabar Meninggal Tertimbun Longsoran

SBB, lintasinfonesia.co.id -Sebanyak Enam orang yang merupakan penambang Batu Sinabar di Hulung Desa Iha kecamatan Huamual …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!