Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JATIM / Madura / Terkekang Kekasih Barunya, Seorang Istri Di Sumenep Ngaku Racuni Suami Hingga Tewas

Terkekang Kekasih Barunya, Seorang Istri Di Sumenep Ngaku Racuni Suami Hingga Tewas

Sumenep, (Lintasindonesia.co.id) –  Tewasnya Mistoyo beberapa waktu lalu, Warga Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Madura, Jawa Timur di duga diracun istrinya.

Istri Mistoyo, IS (Inisial perempuan) nikat meracuni suaminya lantaran takut kehilangan kekasih barunya. Sehingga, perbuatan jahatpun dilakukan.

Pernyataan demikian terlontar saat menjalani pemeriksaan dihadapan penyidik Polres Sumenep.

“Hasil pemeriksaan sementara, isteri Mistoyo mengakui jika dirinya yang meracuni suaminya hingga tewas,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Moh. Heri, pada sejumlah wartawan, Kamis (3/1/2019).

Kendati demikian, racun yang diberikan sang istri pada suaminya Mistoyo itu berupa racun ikan jenis sangkali yang biasa digunakan di sungai dan lain sebagainya.

“Meninggalnya Mistoyo diduga karena diracun istrinya, tapi kita kan harus menunggu hasil pemeriksaan medis sebagai bukti hukum. Dan sampai saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Labfor Polda Jatim,” tegasnya.

Sedangkan untuk mendalami dugaan tersebut, Reskrim Polres Sumenep bersama tim Labfor Polda Jatim telah membongkar kuburan Mistoyo beberapa waktu lalu.

Saat itu tim Labfor Polda Jatim mengambil beberapa sampel organ tubuh Mistoyo guna sebagai bahan penyelidikan, seperti cairan lambung, darah, dan urine. Prosesnya melalui autopsi atau dengan melakukan bedah jenazah.

“Sampai saat ini hasil dari Labfor masih belum turun, kami masih menunggu dan kalau ada perkembangan pasti kami kabari,” paparnya.

Menurutnya, saat ini penyidik belum menetapkan tersangka. Namun, istri korban berada di Mapolres Sumenep.

“Ini Bukan dalam rangka ditahan, melainkan mengamankan diri karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan dari keluarga suaminya disana,”paparnya.

Diberitakan sebelumnya, Mistoyo (45), meninggal dunia usai mengkonsumsi fanta putih dicampur susu dan telur ayam kampung di rumahnya. Itu terjadi pada Kamis, 13 Desember 2018, sekitar pukul 18.15 WIB.

Setelah mengkonsumsi racekan tersebut, kondisi korban diketahui kejang-kejang oleh anak korban sendiri, Hosiatun. Anak korban bersama warga lain memutuskan untuk membawa lari ke Pusat Kesehatan (Puskesmas) setempat. Jelang 15 menit saat mendapat penanganan medis, nyawa korban tidak tertolong.

Kasus dugaan pembunuhan berencana dengan cara diracun baru dilaporkan pada kepolisian Sabtu, 15 Desember 2018 dini hari.

Hasil penyelidikan polisi, terdapat serbuk coklat dalam sebuah amplop terbungkus plastik/ kresek yang dibuang di dalam WC milik korban (belakang rumahnya).

Baunya mirip dengan sisa minuman yang diduga sengaja dicampurkan pada minuman korban. Campuran itu diduga racun hingga meniwaskan Mistoyo.

Dari sisa minuman korban (Mistoyo red) juga sempat diberikan pada anak ayam oleh pihak keluarga korban. Dalam hitungan 3 menit anak ayam itu juga ikut mati. (Yasid)

Check Also

Kamar Hunian Warga Binaan di Rutan Klas IIB Sumenep Digeledah

Kamar Hunian Warga Binaan di Rutan Kelas IIB Sumenep Digeledah

Sumenep, Lintasindonesia.co.id – Rutan Kelas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali operasi penggeledahan kamar hunian …

Polres Sumenep Kawal Ketat Balik Mudik Gratis

SUMENEP, MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID _Lintasindonesia.co.id- Balik mudik gratis jurusan Sumenep-Surabaya-Jakarta dari terminal Arya Wiraraja Sumenep, Madura, Jawa …

Bulan Puasa Ramadhan 1444 H, Pemdes Aengdake Berbagi Berkah

Bulan Puasa Ramadhan 1444 H, Pemdes Aengdake Berbagi Berkah Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Pemerintah Desa (Pemdes) Aengdake, …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!