Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / KEPRI / Lingga / TERMUTIPASI BAHASA PAK MENTERI DESA KELUMU JADIKAN HUTAN MANGROVE OBJEK WISATA

TERMUTIPASI BAHASA PAK MENTERI DESA KELUMU JADIKAN HUTAN MANGROVE OBJEK WISATA

Lingga-lintasindonesia.co.id.Selama ini kita semua tau hutan mangrove yang berada diwilayah Kb Lingga sangat luas dan sangat tidak mustahil hal ini kita sulap menjadi salah satu objek wisata dengan tidak merusak hutan itu sendiri.

Salah satu cermin besar buat kita di Desa Kelumu Kecamatan Daik Lingga,
telah terbangunya salah satu objek wisata hutan mangrove,dan disitu juga akan diadakan penakaran Ketam bangkang,Gongong demi meningkat kan perikonomian masyarakat Desa melalui wisata mangrove ini.

Kepala Desa yang sudah dua periode menjabat sebagai kepala Desa Kelumu saat ditemui media online diruang kerja nya Kamis(11/02/2021).”Mahadan menceritakan awal dapat ide untuk membangun tempat wisata ditengah rimbunan pohon mangrove yang kebutulan berhadapan langsung dengan Kantor Desa Kelumu.

“Mahadan awal dapat ide terbangun nya wisata mangrove ini, setelah saya diundang Menteri Perdesaan yang datang ke Kb Lingga tahun, 2017 yang lalu di Hotel Lingga Pesona Daik,dalam pertemuan itu semua Kepala Desa hadir termasuklah saya,kedatangan Menteri itu dalam menopatif Desa bagaimana kita menampaatkan sumber alam yang ada di Desa kita,nah dari situlah saya terpikir dengan hutan mangrove yang selama ini hanya dijadikan tontonan belaka,mulai dari situ kami buatlah(Musdes)musyawarah Desa,hasil dari Musdes dapatlah sebuah kesepakatan maka ( 2019) Desa kami mulai membangun
tempat wisata mangrove dengan dana (DD),panjang nya jembatan yang sudah siap didalam rimbunan mangrove(200meter)lebarnya (2meter)
itu pun kita kerjakan secara bertahap.

Masih”Mahadan mudah mudahan dengan terbangun nya wisata mangrove di Desa kami Kelumu ini dapat menunjang prekonomian masyarakat kami Khususnya Desa Kelumu,diwisata mangrove ini pun kita akan dirikan mushola,kantin ada juga nanti penakaran ketam bangkang,
gongog,kita pun tau selama ini hewan laut yang seperti ini hanya diambil saja,sementara untuk pembiakan nya kurang, mudah mudahan dengan cara penakaran seperti ini, dapat menahan kepunahan hewan laut itu.

Harapan”Mahadan kepada masyarakat Desa Kelumu,untuk dapat bersama sama menjaga objek wisata mangrove yang ada di Desa Kelumu ini, menjaga kebersihan nya dan merawat nya agar objek wisata ini dapat bertahan lama tutup,” Mahadan.

(Kasmiran)

Check Also

Kelangkaan Sembako Ganggu Program MBG di Lingga, PP Minta Pemerintah Dispensasi Regulasi Pengiriman Sembako

LINGGA media-lintasindonesia.co.id. Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga, Arman Arsyad meminta pemerintah mempermudah regulasi pengiriman …

Rapat Paripurna

Listrik Sering Padam Beberapa Nelayan Posek Lingga Mengalami Kerugian

LINGGA – lintasindonesia.co.id — Sejumlah nelayan yang bermukim di wilayah kecamatan Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!