Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / MALUKU / Seram Bagian Barat / Tiga Hari Pasca Gempa Masyarakat SBB Masih bertahan Di Tempat Pengungsian.

Tiga Hari Pasca Gempa Masyarakat SBB Masih bertahan Di Tempat Pengungsian.

SBB-LINTASINDONESIA- Para korban gempa bumi di maluku Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Masyarakat masih memilih bertahan di tenda-tenda pengungsian tiga hari Pasca Gempa mengguncan Maluku.

Anwar Tiha (Reporter) Warga sebagian besar masih bertahan di tenda dan pada Jumad Malam(27/9) pukul 23.30 Wit warga masih merasakan guncangan gempa sehingga warga yang rumahnya mengalami rusak sedang takut kembali ke rumah, takut akan adanya Tsunami sesuai informasi yang mereka dengar.

Dalam pantauannya Warga yang memilih tidur di tenda pengungsian, masih cukup banyak terutama di lokasi terparah yaitu wilaya Kecamatan Kairatu,pegunungan Parang Desa waisarisa,pegunungan kantor DPRD SBB Desa Piru,pegunungan Desa Lokki Dan pegunungan Ani/Olas.

Ketika di wawancarai dengan beberapa pengunsi di pegunungan jawabanya bahwa kami lebih memelih bertahan karena mencari ketenangan dan keslamatan dan ditambakannya pula yaitu ilmu Teknologi yang paling terkenal di dunia ini tidak dapat mengalahkan kuasa Allah SWT”.Ujar pengungsi.

Ade Josep salah satu pengsi di pegunungan kantor DPRD SBB juga menakan kami memilih untuk bertahan di pengungsian karna kami tidak mau lalai karna musibah bisa saja terjadi kapan saja ia mau,apalagi sampai detik ini kami masi merasakan adanya goncangan gempa walau tak sedasyat gempa tiga hari lalu.

“Josep Kami sudah di himbau di tempat pengunsian yaitu dari Dinas BNPD Kab. SBB telah melakukan sosialisasi di tempat pengunsian yang menyampaikan bahwa Gempa yang melanda Kab. Seram Bagian Barat. dan beberapa tempat di Maluku tidak berpotensi Tsunami, namun hati masyarakat tidak bisa di goyakan apalagi ditamba informasi yang tidak benar (Hoax) mereka meyakini kuasa Allah SWT lebih tinggi dari segalah kuasa di Dunia ini.

Pantauan kami pula, terdapat Banyak balita dan anak kecil bahkan orang tua lansia, untuk itu dengan Kondisi Hujan Saat ini ditakutkan akan terjadi lemahnya daya tahan tubuh manusia karena perubahan cuaya yang tidak menentu.

Masyarakat pengungsian berharap agar Pemda SBB dalam hal ini Dinas Kesehatan segera mengambil langkah membangun posko – posko kesehatan di tempat pengunsian untuk mengantisipasi masalah kesehatan pengunsi.

Seperti dilaporkan sebelumnya, Badan Mereorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), telah menginformasikan, bahwa, gempa magnitudo 6.8 yang terjadi di Maluku Kamis, pagi tadi itu, tidak menimbulkan tsunami.(Anwar Tiha)

Check Also

Media-lintasindonesia.co.id – Maluku, Seram Timur ||Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia seram Bagian …

SAT NARKOBA POLRES SBB KEMBALI SITA 410 LITAR SOPI TAK BERTUAN

SBB,lintasindonesia.co.id -Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan oleh Resnarkoba Polres Seram Bagian Barat(SBB) dengan sasaran  Minuman …

Enam Penambang Batu Sinabar Meninggal Tertimbun Longsoran

SBB, lintasinfonesia.co.id -Sebanyak Enam orang yang merupakan penambang Batu Sinabar di Hulung Desa Iha kecamatan Huamual …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!