Sumenep,(Lintasindonesia.co.id)-
Upaya Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep untuk meningkatkan mutu pendidikan terus dilakukan. Salah satunya, gencar memberikan sosialisasi dan pendampingan guna menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di berbagai sekolah.
“Kita lakukan sosialisasi dan pendampingan untuk penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di sejumlah sekolah binaan dengan target meningkatkan mutu pendidikan,” kata Kepala Disdik Sumenep, Bambang Irianto.
Dengan demikian, tujuan adanya sosialisasi tersebut untuk mewujudkan pendidikan berkualitas di Kabupaten Sumenep dengan penerapan Sekolah Model 2019.
Karena, sekolah Model, selaras dengan program Unggulan Disdik Sumenep tahun ini, yaitu Pendidikan berbasis digital (Digital School).
“Untuk Program digital school saat ini memang belum diterapkan terhadap seluruh sekolah di sumenep, karena beberapa sekolah sarana dan prasarananya masih belum memadai, tetapi ke depan semuanya akan diusahakan sudah bisa menerapkan digital school,” paparnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (6/9/2019).
Oleh karena itu, adanya sosialisasi yang kontinew itu, pihaknya berharap kedepan sekolah-sekolah di Sumenep mampu menerapkan Sokolah model ini dengan maksimal.
“Intinya, keberhasilan program ini terletak pada bagaimana para guru menerapkannya terhadap para peserta didik,”pintanya.
Adapun diketahui, sosialisasi dan pendampingan penjaminan mutu dengan SPMI diantaranya, dilaksanakan di SDN Pandian I, Kecamatan Kota (7 Agutus 2019), SDN Kapedi, Kecamatan Bluto, pada Selasa (13 Agustus 2019), kemudian di SDN Mading Laok I.
Sedangkan untuk tingkat SMP sudah terlaksana di SMP I Pragaan, digelar pada Selasa (20 Agustus 2019), termasuk pula di sekolah di daerah kepulauan Giligenting juga dilaksanakan pada bulan agustus 2019 kemarin. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























