BELTIM. mLI. Menyikapi statement (pernyataan) Gubernur Bangka Belitung yang akan menarik KIP Kamilah, dan belum jelas kapan akan melakukan penarikan KIP KAMILAH ke luar dari perairan Belitong , Maka Aliansi Nelayan Belitong melakukan penembakan kembang api ke KIP Kamilah, Sabtu (18/08/2017).
Usai berdialog dengan masyarakat Pesisir Pering, Aksi ini dilakukan di Pesisir Pantai Pering, Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur.
“Ini adalah salah satu bentuk pressure (penekanan, Red) jika Senin nanti, 20 Nov 2017 belum ditarik dari Perairan Laut Pering,” Ujar Pifin, ketua Gapabel yang juga selaku eksekutor penembakan kembang api.
Oleh Pifin, kembang api ini diarahkan ke laut, tepat ke arah koordinat KIP Kamilah. Meskipun dalam jarak jauh, nelayan yang juga ikut hadir berharap pihak KIP memahami bahwa ini adalah sebagai bentuk peringatan rakyat terhadap tambang laut, bahkan simbol pernyataan perang terhadap kapal isap.
Aksi ini, kata Pifin, merupakan wujud kekesalan Aliansi Nelayan Belitong terhadap beroperasinya KIP Kamilah yang sudah membuat mata pencaharian mereka berkurang.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias saat bersama-sama melakukan aksi penembakan kembang api,” kata Pifin. (Team)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























