Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JATIM / Sidoarjo / “Tolong Pak Sigit, Uang Rakyat Jangan Dibuat Coba-coba Lagi”

“Tolong Pak Sigit, Uang Rakyat Jangan Dibuat Coba-coba Lagi”

Opini Hadi Wartawan Senior Sidoarjo

Sidoarjo.Mli-Keberuntungan selalu berpihak pada Sigit Setyawan. Dari PUBMSDA ke PUBMSDA. Dia kembali diangkat, kemarin malam, menjadi kadis PUBMSDA. Rupanya kariernya makin moncer saja walaupun usia pensiunnya tinggal dua bulan.

Saya akan menyuguhkan fakta riil seputar “prestasi” Sigit Setyawan ketika menjabat Kadis PUBMSDA Sidoarjo. Sebut saja tulisan ini semacam hybrid antara fakta dan opini.

di lanjut hadi”Prestasi besarnya adalah gagalnya pembangunan dua proyek besar yang tidak bisa dinikmati masyarakat luas.

Yang pertama, tentu saja betonisasi Jl Raya Kemangsen, Krian. Betonisasi dengan sistem cetak beton di pabrik, Mojokerto telah menelan Rp 16 miliar. Tapi hasilnya? Anda bisa merasakan bagaimana “indahnya” jalan kemangsen. Silahkan coba melewati mulusnya jalan kemangsen.

Kegagalan kedua, trotoarisasi Jl Gajah Mada hingga ujung Jl Majapahit. Trototoar itu dibangun dengan lantai tegel segienam warna hijau dengan ketebalan sekitar 4-5 cm. Sigit tidak mengindahkan dereran pepohonan yang akarnya mampu menjebol lantai tegel.

Lantai trotoar itu sudah tidak rata karena melembung (mumbul) terdorong naik oleh akar pohon. Tidak percaya? Silahkan Anda berjalan kaki menyusuri trotoar di jantung kota itu dan nikmati segala yang ada hahaha. Pasti ke-sandung2.

Maunya ingin menikmati kota dengan berjalan kaki di trotoar tapi malah kesal jadinya melihat trotoar yang tegelnya berserakan.

Uang rakyat kok dibuat coba-coba. Dan Sigit memang suka dengan coba-coba. Saya masih ingat ucapan Sigit, sesaat membangun jalan beton Kemangsen ( konsultannya sudah meninggal setahun lalu). Bahwa proyek ini akan dijadikan rule model bila berhasil.

Dan saat itu dia terus terang mengakui, Sidoarjo yang pertama memakai teknologi ini. Belum ada satu daerahpun di Indonesia yang membangun jalan beton dengan sistem cetak dipabrik. “Saya buka di goegle, tidak ada daerah lain yang memakai teknologi seperti ini” katanya bangga kala itu.

Dan anehnya tidak ada evaluasi lagi soal kemangsen yang kini semakin parah saja. Seharusnya dilakukan study dan evaluasi bagaimana kemangsen kembali pulih.

Untuk trotoar tengan kota memang indah trotoar saat baru dipasang, tak berapa lama jadi berantakan. Dia tidak memperhitungkan berapa tahun usia trotoar itu. Mestinya pohon yang akarnya merusak jalan dibabat habis saja. Diganti pohon yang berakar tunjang seperti pohon *sawo kecik* dsbnya.

*Tolonglah* pak Sigit, uang rakyat jangan di buat coba2 lagi. Kita sudah capek melihat kondisi ini.

(zanuar/hd)

Check Also

Sidoarjo Targetkan 2.400 Kelompok Kurma Tercapai

SIDOARJO LINTASINDONESIA.CO.ID -Pemerintah kabupaten Sidoarjo optimis kuota program Kelompok usaha perempuan (Kurma) tahun 2023 mencapai …

“RSI Siti Hajar Apresiasi Akselerasi Vaksinasi Polresta Sidoarjo”

Sidoarjo.Mli-Keberhasilan akselerasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Polresta Sidoarjo dan jajaran, kembali mendapatkan apresiasi. Kali ini …

“Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Berangkatkan Bantuan Untuk Korban Erupsi Semeru di Lumajang”

Sidoarjo.Mli-Duka mendalam dirasakan masyarakat Indonesia atas terjadinya bencana erupsi Gunung Semeru yang menimpa Kabupaten Lumajang. …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!