
Lingga,media-lintasindonesia.co.id. Organisasi Kemasyarakatan Melayu Pulau Singkep (MPS), turut prihatin atas kejadian yang menimpa kepada korban atas tenggelamnya sebuah motor pompong pada 11Juni di laut penarik Kabupaten Lingga. Kamis (13/07/2023).
Sebuah musibah yang terjadi baru-baru ini yang mana sudah tenggelamnya sebuah motor pompong dengan ditumpangi (7 tujuh) orang pemuda pemain sepakbola pada hari Selasa 11 Juli 2023 siang, dihari yang naas itu telah membuat duka kita semua khususnya masyarakat se- Kabupaten Lingga.
Marbeska selaku Ketua Ormas Melayu Pulau Singkep (MPS) dengan mewakili seluruh keluarga besar MPS, turut berdukacita atas tragedi yang menimpa kepada semua pemain sepakbola yang berada di dalam motor pompong tersebut.
“Saya berharap semoga yang belum ditemukan secepatnya dapat ditemukan, dan bagi keluarga korban diharapkan selalu untuk bersabar dalam musibah yang terjadi. Semoga kedepannya kita selalu berhati hati lagi karna lautan tidak selalunya untuk bersahabat dengan kita,” ucapnya.
Disini juga Ketua Ormas Melayu Pulau Singkep (MPS) apresiasi atas tindakan cepat, dan tanggap oleh TNI-Polri dan BPBD setempat, dalam menyelamatkan para korban, dan begitu juga apresiasi kami kepada Kapal Roro rute Jagoh, Penarik, yang melintas tidak jauh dari musibah itu terjadi, dan telah sempat memberikan pertolongan awal kepada korban.
“Sebuah musibah akan menjadi kenikmatan jika kita berhasil menyikapinya dengan syukur, sabar dan tawakal, serta mampu mengambil hikmah dari setiap kejadian, dan musibah tercipta bersamaan dengan jalan keluar, jangan fokus pada cobaanya tapi fokuslah pada jalan keluarnya,” katanya.
Dari (7 tujuh) orang korban yang (6 enam) orang dinyatakan selamat, semoga yang satu orang lagi cepat ditemukan oleh tim penyelamat. Mohon kita semua penjatatkan doa bersama, agar korban yang belum ditemukan semoga cepat ditemukan dengan selamat,” harap Ketua (MPS).
(KS).
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























