Sumenep, (Lintasindonesia.co.id)- Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dihebohkan adanya kabar bayi baru lahir berbicara “makan telur mencegah virus korona atau Covid-19”. Ternyata kabar tersebut adalah kabar bohong alias hoax.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya menyampaikan, kabar terkait bayi berbicara makan telur untuk mencegah covid-19 itu informasi bohong.
“Kabar bohong atau hoaks itu. Jadi, kami harap masyarakat tidak gampang terbawa kabar yang tidak jelas kebenarannya,” katanya.
Oleh karena itu, apabila menerima informasi seputar virus corona di media sosial sebaiknya masyarakat koordinasi langsung dengan petugas kepolisian, seperti Polsek maupun tim medis di Puskesmas setempat.
“Jangan percaya begitu saja dan melaksanakan anjuran itu. Tapi kalau disimak secara detail, memakan telur rebus itu memang bagus sebagai sumber protein. Hanya saja caranya yang keliru dan membikin resah di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, sesuai anjuran yang dikeluarkan Satgas Covid-19, untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah meningkatkan imun tubuh seperti makan-makanan yang bergizi dan seimbang. Kemudian menjaga kebersihan dan cuci tangan.
“Sering-Seringlah mencuci tangan setelah memegang benda atau barang. Dan terpenting perbanyak makan sayur dan buah-buahan serta sering mengkonsumsi air mineral,” tuturnya. (SP/Red)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























