Bungo,lintas indonesia. Dalam kurun waktu 2 tahunan yang lalu kritik para elit pemikir bungo begitu juga warga kecamatan Pelepat ilir selalu mengkritiki pemerintah bungo,intan si terkait adalah dinas pupr,pasalnya ; hancurnya jln di sekitar kecamatan Pelepat ilir kab bungo,jambi.
Kerusakan yang tak kunjung habisnya sehingga warga kecewa terhadap pemda dan kritikan pun muncul dari beberapa elit politik dan pemikir kab bungo,namun tak bisa kita pungkiri ternyata memang ada kelemahan dalam pengawasan,namun itu semua hanya menjadi pelajaran bagi intansi terkait dalam hal ini dishub.
Semua penggunaan jalan ada aturan dan klas atau kapasitas,untuk pengangkutan yang di lakukan oleh parah pengusaha tapi hal ini tak bisa di pungkiri,hari ini 9/02 media lintas indonesia beserta media mitra polda saat berkunjung ke kecamatan Pelepat ilir menemukan beberapa tronton yang muatan lebih kurang 20 an ton sudah stan bay untuk keluar dari kecamatan Pelepat ilir sala satunya adalah milik toke yang bernama Gljr,dan info dari warga toke tersebut memiliki puluhan ram timbangan kelapa sawit di kecamatan Pelepat ilir begitu juga toke lainnya tutur warga.
Sebenarnya kata warga, mobil PS pun sudah cukup kalau hanya untuk membawa buah sawit dari sini,memang itu biasanya,mungkin
karena saingan para toke semakin banyak akhirnya mulai la tronton masuk,menurut hemat kami bukan hanya sekedar saingan pak,tapi kalau tronton kan mungkin lebih banyak untungnya di banding PS, awalnya satu dua tronton nya sekarang uda puluhan pak,tutur warga yang tak mau di tulis namanya dalam berita ini.
Tidak jau beda jawaban toke pemilik tronton yang sedang penuh
muatan yang kami temui dengan keterangan warga,toke tersebut pun
menyampaikan pada media lintas indonesia saat di konfirmasi melalui via WA hp nya,ia menyampaikan kalau tronton uda puluhan bank tuturnya,ketika media lintas indonesia menanyakan lagi tentang ijin dari siapa untuk bebas tronton muatan buah sawit dari Kamang lantas toke tersebut bungkam,hal ini sangat penting di tindak lanjuti oleh pihak dishub,
karena penggunaan jalan adalah di
bawah naungan dishub,namun kalau pemeliharaan kalau tidak salah mungkin dinas pupr.
Maka dalam hal ini kami dan warga berharap pada intan si terkait pada penggunaan jalan di kecamatan Pelepat ilir, untuk memberi teguran atau himbauan terhadap pelaku toke yang memakai mobil tronton,jangan untuk meraup untung besar namun
merugikan warga dan lain nya.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























