Sumenep, (Lintasindonesia.co.id) – Kantor Dinas Perhubungan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali digoyang puluhan massa, Selasa (19/2/2019).
Kedatangan mereka meminta pemerintah melalui dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep transparan terkait realisasi pembebasan tanah bandara Trunojoyo.
Sebab, dana sebesar 64 miliyar yang dikucurkan pemerintah diduga hanya 20 miliyar yang direalisasikan oleh dinas terkait, yakni Dinas Perhubungan.
”Unjuk rasa kali ini kita meminta Pihak Dinas Perhubungan Sumenep transparan dana 64 milyar yang digunakan untuk pembebasan lahan untuk bandara trunojoyo,” teriak Edy Junaidi.
Oleh sebab itu, lanjut Edy Junaidi, sapaan akrabnya, meminta pertanggung jawaban Kepala Dinas Perhubungan terkait, sebab semua transaksi pembebasan tanah perlu persetujuan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep.
Usai berorasi didepan kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, puluhan massa angkat kaki menuju kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menggelar audiensi.
Dalam audensi para pendemo ditemui oleh Carto, asisten I bidang pemerintahan. Carto berjanji akan siap memfasilitasi pihak yang dirugikan dalam pembebasan tanah tersebut.
”Saya berjanji akan menyelesaikan permasalahan ini termasuk akan memanggil semua pihak yang berkaitan,
“termasuk pihak- pihak yang merasa dirugikan dengan pihak lain yang kompeten dalam rangka pembebasan lahan untuk perluasan bandara trunojoyo ini,”tegasnya.(Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























