Aceh Subulussalam-lintasindonesia.co.id Puluhan guru kontrak di lingkungan Pemerintah Kota Subulussalam unjuk rasa damai di gedung DPRK Kota Subulussalam Senin 8/7/19.
Kedantangan guru kontrak tersebut sebagi bentuk protes penolakan rencana pemerintah yang akan melaksanakan tes ulang guru kontrak.
Salah seorang peserta aksi, Liliati mengatakan, kehadiran mereka ke gedung DPRK Subulussalam itu untuk meminta kepada pemerintah agar membatalkan rencana tes ulang bagi guru kontrak di Kota Subulussalam tersebut yang sudah dilaksanakan pada tahun 2018 lalu.
“Kami menolak tes ulang guru kontrak tersebut dan kami sangat dirugikan” pungkasnya.
Senada Liliati, Nofit juga menyebutkan, guru kontrak yang sudah lolos 163 orang dari 264 orang. “Yang tidak lolos inilah yang meminta ulang, kan aneh itu,” tandasnya.
Lebih lanjut, Nofit membantah, kalau yang tidak lolos itu merupakan guru-guru yang mengabdi sudah lama. “Kami juga sudah lama mengabdi, bahkan gaji kami sudah dua bulan tidak dibayar Mei-juni ditahun ini ” tuturnya.
Untuk diketahui, aksi damai puluhan guru kontrak tersebut menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Subulussalam, H. Sairun, S. Ag, akan menyeleksi ulang sejumlah guru kontrak di daerah Kota Subulussalam ini serta akan menata penempatannya di sekolah-sekolah yang sangat membutuhkan.
MencuatnyaTes ulang tersebut , menurut H. Sairun, menanggapi dengan adanya temuan tim monitoring Majelis Pendidikan Daerah (MPD) di lapangan banyaknya guru kontrak yang tidak aktif dan tidak disiplin.( M. Pohan )
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























