SBB,LintasIndonesia-
Dengan kenaikan Bahan Bakar Minyak BBM, yang tidak mendasar sehingga meresah warga masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat terutama bagi pengendara jalur darat dan nelayan jalur laut.
Rasa kekesalan ini diungkapkan oleh Qudrat S selaku masyarakat sekaligus nelayan kepada Wartawan pada Selasa (29/10).
Menyatakan
“Kenaikan hanga Bahan Bakar Minyak diwilaha Seram Bagian Barat sangat tidak mendasar, banyak pengecer yang jualan rata – rata menaikan harga, dan hal ini dilakukan sejak pasca gempa yang melanda Provinsi Maluku dan Kabupaten Seram Bagian Barat.
Pengecer yang menjual pada umumnya menjual dengan harga yang berfariasi seperti BBM jenis Premium 13.000 per liter, sebelumnya 10.000 per liter, Petrolite 12.000 per liter sebelumnya 10.000 per liter.
Kenaikan seperti ini sangat berpengaruh terhadap setuasi ekonomi masyarakat setempat, bahkan dapat mempengaruhi haraga sembako, tarif transportsi darat dan laut.
Olehnya itu saya meminta Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) agar segara menindak lanjuti kenaikan harga BBM di wilayah Seram Bagian Barat yang dinilai sangat tidak mendasar yang sangat menyusahkan masyarakat, selain itu juga untuk Kepolisian Resor Seram Bagian Barat agar menegur pada pengecer BBM yang dinilai menaikan harga dengan hal yang tidak wajar ” Pungksnya.(Anwar Tiha)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























