SBB,Lintasindonesia-
Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat, Lusya Setitit mengunjungi balita yang bernama Fathin yang telah menderita penyakit gizi buruk.
Balita yang bernama fathin ini,berasal dari Dusun Ulusadar, Desa Waesala, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten SBB, kini dirawat dan ditangani pihak rumah sakit RSUD piru, sejak pekan kemarin.
“Saya mengunjungi karena merasa prihatin, dari sisi kemanusiaan, apalagi saya mendapat informasi bahwa keluarga pasien ini tergolong warga tidak mampu,” bahkan ibunda pasien mengalami defresi. ungkap Lusya, Anggota Komisi II DPRD SBB.
Lusya berharap, pihak rumah sakit dan pemerintah daerah memberikan perhatian penuh kepada balita bernasib malang ini. Sabtu (28/12).
Sebab, kata lusya, salah satu kesulitan orang tua pasien merawat anaknya selama ini, akibat dampak kebijakan pemerintah daerah yang menonaktifkan kartu BPJS Kesehatannya.
Seperti yang diberitakan kata lusya,dari pihak rumah sakit fathin balita dengan berusia 11 bulan, masuk januari 2020, genaplah 1 (satu) tahun, yang telah menderita penyakit gizi buruk. Dengan berat badannya tidak berada pada standar yang normal.
Keluarganya tak mampu berbuat banyak, untuk kesembuhan balita malang ini, lantaran kesulitan masalah ekonomi.
(Anwar Tiha)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























