Nunukan,Lintas Indonesia. “Meskipun baru beberapa kali
dilaksanakan,namun antusiasme masyarakat
terhadap Pasar Tani cukup besar.tampak puluhan warga, terutama yang habis
berolah raga di alun – alun kota nunukan terlihat mengerumuni lapak – lapak
milik para petani.“Mereka membeli berbagai jenis sayur dan buah – buahan yang
dijual seperti tomat,wortel, sawi, dan beras lokal yang dihasilkan dari sawah petani di Daerah Nunukan,Kalimantan
Utara(Kaltara).”
Berbagai hasil komoditi pertanian seperti,sayur mayur dan
buah – buahan dijual di Pasar Tani yang diselenggarakan oleh Himpunan Kerukunan
Tani Indonesia (HKTI)di Alun – Alun kota Nunukan pada minggu(19/01/2020).”
Tampaknya,Masyarakat lebih
memilih berbelanja di Pasar Tani karena,harga yang ditawarkan sedikit lebih murah ketimbang
harga di pasar – pasar konvensional,dan hasil komoditi yang dijual dipasar Tani tersebut langsung dari para petani tanpa melalui perantara.”
Menurut humas,“Selain sayur dan buah – buahan,beras lokal juga
menjadi komoditi yang paling banyak
diminati oleh masyarakat. “Selain karena lebih baru, beras lokal juga dijamin
bebas pengawet maupun pemutih. “Dan Pasar Tani tersebut
rencananya akan dibuka setiap dua minggu sekali, mulai dari pagi
hari sekitar pukul 06.00 Wite dan selesai sekitar pukul 09.00 Wita malam.”
Dengan adanya Pasar Tani tersebut,merupakan terobosan dari pihak HKTI Nunukan untuk memberi
alternatif tempat belanja yang murah dan berkualitas bagi masyarakat. “Selain
komoditi pertanian, Pasar Tani juga direncanakan ke depan menjadi tempat untuk menjual
berbagai hasil kerajinan masyarakat Kabupaten Nunukan.”/Rdm.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























