Ambon, Lintasindonesia- Pertandingan kedua club, Bharobos Fc dan Virama FC 01, pada laga 64 besar Rurehe Cup 2020, di Lapangan Gawang Mini, tepatnya di bawa Jembatan Merah Putih (JMP) Galala Kota Ambon, berkahir dengan adu Pinalti.
Dikarenakan, walaupun permainan saling menyerang antara kedua club ini hingga 20 menit babak pertama berakhir, namun skor masih 0-0.
Bahkan, pada babak kedua terjadi pergantian pemain dan juga strategi yang dilakukan oleh Manejer Club namun hingga peluit panjang tanda berakhir pertandingan dibunyikan, tetapi skor kaca mata tetap bertahan sehingga pertandingan dilanjutkan dengan babak adu pinalti.
Pada babak adu pinalti, pelatih dari kedua tim tersebut, baik dari Bharobos FC dan juga Virama FC 01, sama-sama menurunkan 3 orang penendang terbaiknya.
Yakni untuk Bharobos FC mempercayakan, Yance Titabano, Asperos Naene, dan Dommy Patty. Sedangkan untuk Virama FC 01 mempercayakan, Daka, Patrik dan Toton.
Penedang pertama dari club Virama FC, yakni Daka (10) yang mana berhasil menciptakan gol bagi timnya, Bharobos FC membalas melalui Yance Titabano (14). Penendang Kedua Virama FC, Patrick (6) tidak berhasil menciptakan gol.
Atas itulah, tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut Bharobos FC melalui penendangnya Asperos Naene (5) berhasil melaksanakan tugasnya dengan sempurna sehingga skor berubah menjadi 2-1, dan meskipun penendang terakhir dari Virama FC,Toton (7) namun tidak berhasil memasukan bola ke dalam gawang sehingga club Bharobos FC memastikan 1 tiket untuk melaju ke putaran 32 besar.
Dengan keberhasilan Tim Bharobos FC ini, maka Pembina Tim Bharobos FC, Jodis Rumahsoal, mengapresiasi permainan dari Bharobos FC ini.
“Saya sangat apresiasi Tim Bharobos FC ini, karena dengan penuh semangat yang tinggi mereka bisa mengalakan Virama FC 01,” ujar Jodis, kepada media ini,saat dihubungi via ponselnya, kemarin.
Menurut Jodis yang juga selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) ini, bahwa kemenangan yang diperoleh Bharobos FC ini merupakan hasil kerjasama tim dan juga para pendukung yang selalu memberikan support kepada tim baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Saya harap adanya dukungan dari seluruh pihak serta instansi pemerintah terkait, dalam hal ini Pemda SBB agar dapat melihat bakat dan talenta sepakbola dari Kabupaten SBB yang ada guna mengharumkan nama Kabupaten SBB pada turnamen sepakbola yang dilaksanakan di kota Ambon maupun di daerah lainnya,” pintanya. (AT)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























