Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / D.K.I-JAKARTA / TKI Asal Bandung Barat Alami Depresi Berat Akibat Tekanan kerja Dan Tidak Tanggung Jawabnya Perusahaan Yang Memberangkatkannya.

TKI Asal Bandung Barat Alami Depresi Berat Akibat Tekanan kerja Dan Tidak Tanggung Jawabnya Perusahaan Yang Memberangkatkannya.

Media Lintas Indonesia.co.id- Seorang TKI bernama Tati Nurhayati yg berasal dari Kampung Ciwangun, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat kini mengalami depresi berat di Timur Tengah, Arab Saudi. Tati Nurhayati sebagai Penata Pelaksana Rumah Tangga di rumah majikannya diArab Saudi kerap sekali mendapat perlakuan kurang baik dan kurang pantas dari sang majikan. Tati Nurhayati sangat kerap mendapat perlakuan tak pantas dan sering mengalami tekanan dari majikan dalam hal pekerjaan disetiap harinya. Bukan cuma perlakuan saja tetapi selalu dapat ancaman dari majikan apa bila tidak bekerja sesuai dengan apa yg di inginkan majikan. Bahkan beliau diancam gajinya tidak akan dibayar atau ditunaikan. Tati Nurhayati sering mengerjakan pekerjaan yang umumnya dikerjakan atau dilakukan oleh laki laki sehingga dia mengalami lelah yg sangat luar biasa.

Dikarenakan seringnya mendapat perlakuan kurang layak atau kurang pantas sehingga Tati Nurhayati meminta pertanggung jawaban dari pihak sponsor atau Perusahaan yang memberangkatkan dirinya. Agar dirinya segera di pulangkan ke indonesia namun semua itu tidak membuahkan hasil sesuai harapan yang diinginkan oleh Tati Nurhayati. Perusahaan terkesan diam membungkam tanpa ada upaya untuk memulangkan dirinya keIndonesia.

Jika menurut keterangan pengaduan suami korban yaitu Dadang Jaelani kepada Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia, (LSM KCBI) bahwa Pekerja Migran Indonesia (PMI) yaitu Tati Nurhayati di berangkatkan oleh saudara Ibu Nadia dan Bapak Muhammad/Hani, dimana saudara Nadia dan Muhammad/Hani sampai saat ini tidak bertanggung jawab dalam hal pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut.

Sebagai Ketua umum Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI) Bung Joel Barus Simbolon, SH beliau angkat bicara, Kamis (09/04/2020) Permasalahan ini akan menjadi beban moral bagi kami apabila permasalahan Pekerja Migran Indonesia tersebut tidak bisa dipulangkan ke Indonesia. Dan kami meminta dengan sangat kepada pihak jajaran Mabes Polri agar segera menindak tegas dan cepat merespon dalam hal Tindak Pidana Perdagangan Orang. Dimana saat ini kami, LSM KCBI (Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia) sangat banyak menerima laporan ataupun pengaduan dari masyarakat umumnya dari daerah pedalaman. Khususnya dibidang perdagangan manusia. Kami meminta kepada setiap daerah atau Dinas Tenaga Kerja setempat agar mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat luas bahwa perdagangan manusia sangatlah membahayakan sehingga masyarakat akan berhati hati jika ingin menjadi Pekerja Migran Indonesia(PMI). Apalagi bekerjanya di luar negeri secara ilegal, itu sangat membahayakan diri juga melanggar undang undang yang berlaku. (J. A. Barus, SH).

Check Also

Gandeng Kantor Komunikasi Kepresidenan, Nawasena Indonesia Emas Gelar Diskusi Publik Ketahanan Pangan

  JAKARTA, LINTASINDONESIA.CO.ID | Nawasena 08, relawan pendukung Prabowo – Gibran pada Pilpres tahun 2024 …

Kemenkumham Bertransformasi Dalam Kabinet Merah Putih

Jakarta, media-lintasindonesia.co.id- Presiden Republik Indonesia ke delapan, Prabowo Subianto telah melantik menteri dan wakil menteri …

KELUARGA BESAR MEDIA LINTAS INDONESIA MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928 – 2023. BERSAMA MAJUKAN INDONESIA

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!