Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / SUM-UT / Luapan banjir ancam sawah petani Dan jalan lintas Porsea – Siregar Aek Nalas kecamatan Uluan Kabupaten Toba.

Luapan banjir ancam sawah petani Dan jalan lintas Porsea – Siregar Aek Nalas kecamatan Uluan Kabupaten Toba.

Dalam pemantauan Tim Pers Media Lintas Indonesia di lapangan, hari Sabtu 18 April 2020 di Desa Sigaol Timur, kecamatan Uluan Kabupaten Toba, pada saat itu hujan yang lumayan deras datang kisaran pukul 16.15 WIB yang mengakibatkan luapan banjir campur lumpur memotong badan jalan lintas Porsea – Siregar Aek Nalas, dan hal ini mengancam kerusakan badan jalan tersebut serta lahan persawahan setempat.

Sementara perhatian Tim Pers saat itu bahwa banjir itu dapat dihindarkan melihat situasi permukaan sekitar pinggir jalan yang relatif tanah tinggi, untuk itu Tim mencoba mencari informasi kepada salah seorang warga masyarakat yang kebetulan ada di tempat banjir terjadi untuk melihat karena kekuatiran akan sawahnya rusak akibat banjir tersebut.

Ketika ditanya kenapa banjir seperti ini terjadi, padahal termasuk dataran tinggi? Beliau mengatakan sambil memohon agar namanya jangan disebutkan, cukup pakai marga saja yaitu Pak Manurung ucap beliau.
Dalam keterangannya, Pak Manurung mengungkapkan rasa kesalnya sembari berkata: Sebenarnya ini mudah diatasi dengan membuka saluran air yang sudah tutup akibat tertimbun tanah, sampah dan material lainnya sehingga tidak dapat berfungsi lagi dan bahkan terkesan jadi kumuh dipandang orang! Sebenarnya sudah berulang kali diusulkan dalam berbagai rapat Desa agar ini diperhatikan dan diurus, demikian juga saluran air di tengah sawah yang juga tumpat agar diupayakan normalisasi, sehingga air lancar dan tidak menumpuk disini semua, ucap beliau sembari menunjukkan tumpahan air meluap dari saluran ketengah sawah tersebut ! Pak Manurung juga mengatakan kepada Pers, bahwa semua itu dapat teratasi bila ada sedikit saja rasa peduli Pemerintah dalam hal ini Kepala Desa mengenai kesejahteraan rakyatnya, tapi itulah kenyataannya, diusulkan pun tidak diperhatikan, sama saja seperti ini terus bahkan makin parah, berapa kali lagi banjir seperti ini agar badan jalan ini hancur berantakan ? imbuhnya sambil menunjuk sebuah persimpangan jalan menuju SMP NEGERI 2 ULUAN, yang sudah mulai rusak terkikis banjir, padahal tergolong masih baru di bangun rabat beton. Ketika menjawab pertanyaan Pers mengenai harapan dan usul, Pak Manurung juga berharap agar dimuat di media semoga dengan harapan ini Pemerintah terlebih kepala Desa agar memperhatikan keluhan masyarakat demi keselamatan dan kesejahteraan rakyatnya imbuhnya sambil berkelakar waspada Corona yaaa,,,,, jaga jarak !!!!
Sambil tertawa Pak Manurung pulang karena sudah basah kuyup oleh hujan sambil berucap dengan bahasa Bataknya yang kental : Mulak majo ahu da, nunga matonu sude ( Pulang dulu aku ya, sudah basah semua )
Horas,,,!!!!!

By : FM71

Check Also

Siti Maslah Lubis Bendahara MIO Tebing Tinggi, Laporkan SN Caleg Wanita Partai Gelora Pelaku Penganiayaan!

Siti Maslah Lubis Bendahara MIO Tebing Tinggi, Laporkan SN Caleg Wanita Partai Gelora Pelaku Penganiayaan! …

PMPRI Desak DPRD Gunakan Hak Interpelasi, Makzulkan Bupati Asahan

KISARAN, MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID|Puluhan massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (LSM PMPRI) Kabupaten …

LSM PMPRI Asahan Santunin 100 Orang Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

KISARAN, MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID |Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia ( DPC …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!