Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / KEPRI / Lingga / KURANG LEBIH SATU TAHUN ROSDIANA BERJUANG MENAHAN SAKIT YG DI DERITANYA MOHON PARA DARMAWAN UNTUK MEMBUKA MATA HATI NYA .

KURANG LEBIH SATU TAHUN ROSDIANA BERJUANG MENAHAN SAKIT YG DI DERITANYA MOHON PARA DARMAWAN UNTUK MEMBUKA MATA HATI NYA .

Lingga-Lintasindonesia.co.id.Seorang janda warga Jalan Cross Pasir Kuning Desa Tanjung Harapan,Rosdiana yang biasa di sapa maklong 53,di Kecamatan Singkep, kabupaten Lingga yang menderita penyakit paru-paru hanya bisa pasrah berdiam diri dirumahnya karena tidak memiliki biaya untuk berobat.

“kurang lebih satu tahun,Maklong sakit yang di deritanya,pernah cek dirumah sakit, oleh perawat dirontgen dan katanya paru-paru maklong kotor,”ungkap Maklong minggu (8/11/2020).

Ia mengaku, setelah mendapatkan hasil Rontgen itu, ia harus mengkonsumsi rutin obat paru-paru tersebut.ia juga sempat berangkat ke tempat anaknya yang bekerja di Batam. Saat berada di Batam Maklong mengaku kehabisan obat. Dan memilih pulang ke Dabo lagi Selepas itulah maklong hingga hari ini semakin parah sakitnya.

“Sekarang ingin narik nafas aja susah, badan lemah, jadi Maklong pergilah ke RSUD Dabo kemarin, pada Jumat 6/11/2020 karena merasa tak tahan lagi, itu pun diantar sama tetangga maklong,” terangnya.

Saat dirumah sakit, petugas Rumah Sakit mengatakan belum bisa langsung melakukan pemeriksaan namun harus menunggu selama 2 minggu.

“Setelah nama maklong dipanggil,
oleh petugas rumah sakit mengatakan,”maklong tak dapat dicek dulu,harus nunggu 2 minggu lagi. Jadi daftarla dulu, nanti tanggal 20 baru datang lagi untuk di cek,”ujarnya.

“Maklong bingung, sudah sakit, nak berobat juga harus nunggu berminggu-minggu, sampai tanggal 20 nanti,”kata Maklong.

“sekarang Maklong pasrah aja,ingin berobat ke praktek penyakit dalam, Maklong tak punya biaya untuk berobat,”ungkap Maklong degan nada rilih.

Berat badan tinggal 32 Kg, jangankan bekerja, untuk berdiri dan untuk makan aje susah,” tutur Maklong.

Untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, saat ini Maklong mengharapkan kebaikan hati tetangganya dan teman-teman yang menjenguknya.

Saat komunitas gerakan berbagi rezeki (GBR)menyambangi kerumahnya memberikan sedikit bantuan,saat itu ia hanya bisa berbaring lemah dirumahnya dan berharap ada uluran tangan dari para dermawan.

(Kasmiran)

Check Also

Kelangkaan Sembako Ganggu Program MBG di Lingga, PP Minta Pemerintah Dispensasi Regulasi Pengiriman Sembako

LINGGA media-lintasindonesia.co.id. Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga, Arman Arsyad meminta pemerintah mempermudah regulasi pengiriman …

Rapat Paripurna

Listrik Sering Padam Beberapa Nelayan Posek Lingga Mengalami Kerugian

LINGGA – lintasindonesia.co.id — Sejumlah nelayan yang bermukim di wilayah kecamatan Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!