Sumenep, (Lintasindonesia.co.id)-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Sumenep, Madura, Jawa Timur Hamid Ali Munir meminta kepada eksekutif agar memaksimalkan penggunaan dana penanganan dan pencegahan Covid-19.
Mengingat kondisi Kota Sumekar saat ini berada dalam zona kuning. Pimpinan DPRD Kabupaten Sumenep terus meminta agar kondisi di zona kuning ini harus dipertahankan dan dijaga bersama dengan cara tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga pola hidup sehat.
“Kami himbau kepada seluruh masyarakat supaya tetap menjaga pola hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan. Jangan lupa menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” kata ketua DPRD Sumenep Abd. Hamid Ali Munir, Rabu (18/11/2020).
Dengan demikian, pihaknya meminta kepada eksekutif supaya memaksimalkan penggunaan dana penanganan dan pencegahan Covid-19. Mengingat anggarannya cukup fantastis mencapai Rp95 miliar.
“Hingga saat ini serapan anggaran dana Covid-19 masih rendah, kami harap lebih dimaksimalkan lagi,” tuturnya.
Dia menambahkan, anggaran sebesar untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 dengan rincian; Rp21 miliar untuk kegiatan di rumah sakit, Rp16 miliar untuk pencegahan dan Rp 30 miliar untuk masyarakat terdampak atau Bantuan Sosial Tunai (BST).
“Jadi, akan terus kami lakukan pengawasan dalam kegiatan penanganan Covid-19 ini. Seperti masker, hand sanitizer dan berapa pasien yang dirawat di rumah sakit, sehingga semuanya jelas,” tegasnya. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























