
Lingga, media-lintasindonesia.co.id –Pertemuan diantara 3 LSM yang ada di Kabupaten Ligga sudah pun, dimulai kata sepakatpun sudah di ucapkan, dengan pasti tetap pada pendiriannya burung kenek,kenek hingap diatas batu pesan Datok Nenek tetap pilih nomor satu 4-10 -2024,di Kedai kopi OKI.
Menurut masukkan dari salah satu yang dituakan diorganisasi ini,Pak “Mok beda pilihan itu hal yang sangat wajar dalam berdemokrasi, cuma ingat pilihan tetap berbeda, berkawan bersaudara tetap terjalin dengan baik tidak boleh putus,’ucap nya.
“Insyaallah mudah-mudahan dengan di dampingi saudara Novrizal, saudara Muhammad Nizar, lebih gesit lagi didalam membangun Kabupaten Ligga kedepan nya,’kata Imar.
Dengan ucapan yang sama di ucapkan oleh yang lain dengan ucapan Amin ya Rabbal Allamin. Kami disini sungguh berharap agar dipertarungan Pilkada dimenangkan Nomor satu,’dengan ucapan yang serentak di ucapkan semua yang ada mengucapkan Insyaallah Nomor satu tetap Jaya
Siapa pun yang menjadi pemenang nanti dia adalah Bupati kita, Bupati Kabupaten Ligga, siap membangun Kabupaten Ligga kedepan nya,kita sangat yakin Novirizal sebagai pendping saudara Muhammad Nizar, adalah orang yang sangat tepat sekali, seorang Novrizal adalah seorang Insinyur yang tidak gila jabatan ataupun kedudukan, bagi dirinya yang ada bagaimana Kabupaten Lingga ini bisa lebih maju lagi kedepannya,’ kata Ran.
“Namun itu semua tergantung kita yang akan menentukan pilihan kita nanti, mana yang kita anggap lebih pantas untuk jadi pemimpin di ring 1 Kabupaten Ligga itulah yang kita usungkan,’Ibuh Ribut dengan penuh semangat.
Didalam pertemuan ini dihadiri LSM, MPS, LSM, Cinday,LSM, Gagak Hitam.
Semoga pasangan Muhammad Nizar,Novrizal adalah pasangan yang sangat pas untuk memimpin Kabupaten Ligga kedepan nya.
“Kita berharap pertarungan ini akan menjadi pertarungan yang sehat, dan aman, selalu mengkedepan kan keadilan, tidak hanya pada kepentingan kelompok atau pun Golongan nya.
Dan kita sangat berharap kepada seluruh komponen masyarakat, agar tidak terpengaruh kepada isu-isu personal yang bisa memecah belahkan persatuan, dan kesatuan kita yang selama ini,’ ucap Imar.
“Intinya kita punya telinga untuk mendengar, dan kitapun punya sepasang mata untuk melihatnya, sampai pada hari H nya nanti siapa pemenangnya,’ tutup IMAR
(KS).
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























