Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JABAR / Bandung / LSM PMPRI Soroti Kejanggalan Pengadaan Motor Operasional Badan Gizi Nasional Senilai Rp1 Triliun

LSM PMPRI Soroti Kejanggalan Pengadaan Motor Operasional Badan Gizi Nasional Senilai Rp1 Triliun

BANDUNG, LintasIndonesia.co.id ||Ketua Umum DPP LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI), Rohimat, yang akrab disapa Kang Joker, memberikan pernyataan tegas terkait isu pengadaan kendaraan operasional di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Meski pihak BGN telah mengklarifikasi kabar mengenai 70.000 unit motor sebagai hoaks, PMPRI tetap menyoroti fakta pengadaan sebanyak 21.801 unit dengan nilai fantastis mendekati Rp1 triliun.

“Kami di LSM PMPRI tidak hanya melihat angka, tapi kami melihat kewajaran dan asas manfaat. Temuan fakta mengenai pengadaan 21.801 unit dengan nilai hampir Rp1 triliun tetap meninggalkan lubang besar yang harus dijawab secara transparan,” ujar Kang Joker saat diwawancarai.

Menurutnya, ada dua poin krusial yang menjadi perhatian publik. Pertama adalah profil perusahaan penyedia barang yang dinilai baru terdaftar di akhir tahun 2025 namun sudah mampu menyerap kontrak skala masif. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai rekam jejak dan kapasitas produksinya.

Kedua, Kang Joker menyoroti harga per unit kendaraan yang mencapai Rp42 juta. Anggaran tersebut dinilai sangat tinggi karena setara dengan motor listrik kelas premium.

“Publik berhak tahu spesifikasi seperti apa yang dibeli hingga menyentuh angka setinggi itu,” tegasnya.

Selain masalah anggaran, PMPRI juga mengkhawatirkan potensi kerugian negara akibat penurunan kualitas aset yang belum didistribusikan. Ia memperingatkan agar aset negara tersebut tidak berakhir menjadi ‘besi tua’ di gudang hanya karena alasan administrasi Barang Milik Negara (BMN).

“Setiap hari motor itu mendekam di gudang, kualitas baterainya menurun, dan itu adalah kerugian negara. LSM PMPRI akan terus mengawal agar program penguatan gizi nasional ini tidak ditumpangi oleh kepentingan pemburu rente proyek,” tambahnya.

Sebagai penutup, Kang Joker memberikan kritik pedas mengenai rasa keadilan sosial terkait penggunaan anggaran negara. Ia merasa ada ketimpangan antara tuntutan kepada rakyat dengan gaya belanja pemerintah.

“Ini berbanding terbalik ketika rakyat disuruh hemat BBM, tapi pemerintah justru menikmati subsidi hasil pajak rakyat melalui pengadaan-pengadaan yang tidak wajar,” pungkasnya.

Sumber: MLI

Editor: Redaksi

Check Also

LSM PMPR Demo Pemkot Bandung, Gelar Teatrikal Potong Babi Hutan Simbol kan Pembersihan Koruptor

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID |BANDUNG – Gelombang protes melanda Balai Kota Bandung hari ini, Selasa, 26 Mei 2026. …

Skandal Ganti Stempel Motor Listrik Badan Gizi Nasional Disorot, PMPRI: Perampokan Uang Rakyat Secara Halus!

Lintasindonesia.co.id , BANDUNG – Dugaan ketidakwajaran dalam pengadaan motor listrik operasional oleh Badan Gizi Nasional …

Anggaran Tablet Badan Gizi Nasional Rp508,4 Miliar Disorot, Kang Joker: Potensi Pemborosan di Tengah Krisis Gizi

BANDUNG, LintasIndonesia.co.id – Alokasi anggaran pengadaan tablet oleh Badan Gizi Nasional (BGN) senilai Rp508,4 miliar …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!