SUMENEP, (Lintasindonesia.co.id) – Proyek pembangunan kegiatan perkuatan rehabilitasi tebing tanggul sungai di Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, Jawa Timur tambah kocarkacir, bahkan pohon mangruf tampak berdiri tegak ditengah pekerjaan pembangunan proyek tersebut. Kamis (16/8/2018).
Proyek pembangunan rehabilitasi tebing tanggul sungai yang menguras Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2018 sebesar Rp 79.250.000 sudah ambruk, sehingga, ambruknya tebing tanggul tersebut hampir memakan jalan paving, padahal jalan paving itu merupakan jalan utama warga.
Keberadaan dilokasi hingga pada hari Rabu (15/8/2018) kemarin, pengikat batu diketahui berantakan diatas pembangunan tebing tersebut, bahkan beberapa sebagian batu yang diikat sudah mulai lepas dan berserakan. Sehingga, ambruknya tebing tanggul sungai perlu diperbaiki total.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pelaksana kegiatan pembangunan rehabilitasi tebing sungai itu dikerjakan oleh CV. ADI USAHA dengan nomer kontrak 602.1/16NPK/K.T-KT/435.110/2018.
Adapun pelaksana kegiatan pembangunan perkuatan rehabilitasi tebing sungai itu diduga orang-orangnya Bupati Sumenep Abusryo Karim (berdasarkan pengakuannya).
“Pelaksana kegiatan itu orang-orangnya Abusryo Karim. Jangan ditulis la, karena itu mau diperbaiki. Kegiatan itu masih termin pertama dan akan menyerap termin kedua,” kata S. Hairi Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU. Pengairan Sumenep. (Ro/Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























