Sumenep, (Lintasindonesia.co.id) – Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kurang diminati, pasalnya, Hingga tahun 2018 sekitar kurang lebih 300 ribu belum menjadi peserta JKN.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Sumenep, Endang Lilis Setyowati menjelaskan, untuk integrasi dari pemerintah daerah (Pemda) minimal 10% dari jumlah penduduk untuk masyarakat miskin.
Sementara saat ini pemerintah daerah Kabupaten Sumenep sudah meng integrasikan 128 ribu jumlah masyarakat miskin.
“Jadi, masih banyak masyarakat kabupaten Sumenep ini yang belum menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sekitar kurang lebih 300 ribu,” katanya saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (24/9/2018).
Menurutnya, untuk mencapai targit yang diharapkan, dirinya telah menggandeng beberapa OPD terkait, salah satunya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).
“Sudah kami lakukan pendekatan kepada Pemdes, itu dilakukan salah satunya, supaya kepala desa dan aparaturnya bisa diikutkan dalam peserta JKN,” tuturnya. (Yasid)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























