Sumenep, (Lintasindonesia.co.id) – Perbaikan rumah korban gempa Situbondo dengan skala 6,4 SR di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ditargetkan selesai pada bulan Desember 2018 mendatang. Jum’at (19/10/2018).
Hal itu disampaikan Bupati
Sumenep A. Busyro Karim, untuk perbaikan rumah akibat gempa bumi, dirinya menargetkan selesai pada bulan Desember 2018.
“Perbaikan akan dilakukan secara bertahap, mulai dari rusak berat, sedang dan ringan. Untuk yang rusak parah Desember kami harap sudah selesai,” katanya.
Sebagaimana berdasarkan data yang telah terverifikasi, terdapat 498 unit rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa beberapa waktu lalu.
Jumlah korban gempa tersebut tersebar di salah satu Kecamatan, diantaranya Kecamatan Nonggunong dan Kecamatan Gayam.
Bahkan, Busyro mengaku soal anggaran perbaikan pemerintah sudah menyiapkan. Sehingga, masyarakat tidak lagi mengeluarkan biaya perbaikan.
Dengan demikian, sementara bantuan dari Pemerintah Provensi Jawa Timur sebesar Rp 20 miliar sudah bisa direalisasikan.
Termasuk bantuan material bangunan juga sudah siap. Semua bantuan dipusatkan di Posko Utama yang terletak di Desa Pancor, Kecamatan Gayam. “Jadi tinggal kerja saja,” jelasnya.
Oleh sebab itu, meski sebagian material bangunan sudah siap didistribusikan, perbaikan memerlukan waktu yang cukup lama. Sebab, keterbatasan armada yang ada di Pulau Sapudi.
“Jadi, jangan dibayangkan seperti di daratan (kecamatan daratan), yang rusak materialnya bukan terbuat dari batu bata. Kalau mau pakai batu bata harus beli ke daratan, ini malah lagi, selain memerlukan transportasi juga butuh biaya lagi, dan itu butuh biaya yang besar,” pungkasnya.
Gempa bumi Situbondo dengan magnitudo 6,4 kemudian dimutakhirkan menjadi 6,3 terjadi pada Kamis, 11 Oktober 2018 sekitar pukul 01:44:57 dini hari.
Dengan peristiwa itu Pulau Sapudi menjadi daerah terparah atas dampak gempa tersebut. Sehingga, mengakibatkan korban jiwa 3 orang meninggal, sejumlah warga luka-luka dan 498 rumah rusak. (Yasid)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























