Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / D.K.I-JAKARTA / ALFARIS LABAGO”DI R4 CALEG DPRD BUKAN ASLI LEBIH BANYAK.

ALFARIS LABAGO”DI R4 CALEG DPRD BUKAN ASLI LEBIH BANYAK.

Waisai,Medialintasindonesia.co.id-menjelang Pesta demokrasi untuk pemilihan umum (Pemilu) secara serentak 2019, semakin mendekat.

Lebih khusus di wilayah Raja Ampat para Calon Legeslatif (Caleg) 2019 sudah mulai menjual serta mempromosikan pil obat kepada rakyat, sebagai pemilih sekalian penentu untuk duduk mengambil bagian pada 20 kursi yang di sediakan di parlemen.

Bukan hanya kalangan anak negeri Raja Ampat yang akan bertarung di dalam pesta demokrasi pemilu tahun 2019. Namun mereka datang dari berbagai macam-macam model suku yang ada di tanah air Indonesia.

Dengan kondisi ini tentu anak negeri yang turut bertanding akan merasa tersaingi, Padahal, mereka tengah hendak mau membangun tanah sendiri.

Tokoh Masyarakat Raja Ampat, Alfaris Labagu, S.Sos,MH mengaku sangat terkejut lihat baliho ataupun spanduk para Caleg yang terpampang di Kota Waisai, Raja Ampat.

Pasalnya, Caleg ini didominasi bukan anak negeri tapi banyak juga dari luar Raja Ampat.

Harusnya, diberikan satu kesempatan kepada putra-putri asli Raja untuk merebutkan 20 kursi DPRD.

Sebab, kata dia, setelah mereka dipilih menjadi perwakilan untuk rakyat sudah dipastikan akan memiliki keinginan yang sangat besar di dalam membangun tanah kelahirannya.

Bukan menjadikan lembaga DPRD, ajang untuk lahan bisnis atau meraup proyek untuk kepentingan pribadi,Tetapi membawa aspirasi rakyat, jangan baru 1 atau 2 bulan sudah caleg.

“Saya berkeliling di Kota Waisai, sudah banyak spanduk atau baliho para caleg terpampang di pinggiran jalan.

Tapi saya lihat sebagian besar para caleg ini mereka dari luar Raja Ampat.

Hal begini yang akan merusak tatanan Raja Ampat, karena tidak mengetahui history awal dibentuk kabupaten bahari”, jelas Alfaris Labagu kepada Jurnalis, baru – baru ini.

Ia mengaku, sangat sedih dan terpukul melihat banyaknya spanduk dan baliho para caleg yang akan bertarung 2019 tersebut.

Pasalnya, hanya sedikit anak-anak asli Raja Ampat yang ikut ber -tarung untuk merebut 20 kursi lembaga DPRD yang tersedia.

“Hal ini, pasti akan menimbulkan rasa cemburu bagi anak negeri sebab tidak tau history sudah caleg”, ujarnya”(drk)

Check Also

Gandeng Kantor Komunikasi Kepresidenan, Nawasena Indonesia Emas Gelar Diskusi Publik Ketahanan Pangan

  JAKARTA, LINTASINDONESIA.CO.ID | Nawasena 08, relawan pendukung Prabowo – Gibran pada Pilpres tahun 2024 …

Kemenkumham Bertransformasi Dalam Kabinet Merah Putih

Jakarta, media-lintasindonesia.co.id- Presiden Republik Indonesia ke delapan, Prabowo Subianto telah melantik menteri dan wakil menteri …

KELUARGA BESAR MEDIA LINTAS INDONESIA MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928 – 2023. BERSAMA MAJUKAN INDONESIA

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!