Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JAMBI / Bungo / Alat berat excavator di batu kerbau ternyata masuk lagi,peti meraja lela sudah sering di razia namun belum jerah.

Alat berat excavator di batu kerbau ternyata masuk lagi,peti meraja lela sudah sering di razia namun belum jerah.

Syafrianto yang sering di sapa Anre

angkat bicara,ter nyata peti di dusun batu kerbau semakin meraja
lela padahal sudah sering di tindak
namun belum juga jerah,Anre sebagai Bupati Lira bungo mengajak semua elamen masala ini harus di tuntaskan secepatnya.

Anre melalui media lintas indonesia
menyatakan dirinya mengajak pemerintah dan penegak hukum agar mengambil tindakan pada para pelaku peti yang semena mena tanpa ada rasa kemanusiaan
yang berada di batu kerbau.
dan Anre mengakui dirinya sudah di
beri tawaran fee, agar Anre bisa di
redam untuk jangan angkat bicara
agar aktifitas peti kondusif namun pengakuan Anre dalam me
dia lintas indonesia dirinya menolak
tawaran fee tersebut, Anre menyatakan lebih penting keselamatan warga dan lingkungan
dari pada fee yang di tawarkan pada diri saya kata Anre dengan suara lantangnya,sebab sayapun
termasuk warga aliran sungai batang Pelepat bahkan keluarga besar saya di sana, jadi kalau masala fee tidak perlu bagi saya,
yang saya harapkan,pemerintah dan penegak hukum untuk dapat menindak tegas para pelaku peti,jangan sampai warga ikut jadi
korban akibat ulah orang yang tidak
bertanggung jawab,atau para pelaku peti yang menggunakan alat
berat tutur Anre lagi.

padahal Kapolres bungo sudah per
na menggiring alat dari batu kerbau
tanpa ada proses hukum hanya de
mi kemanusiaan.dan Bupati bungo
pun bahkan sudah pernah turun dan membakar alat berat,tanda sebagai
kekesalan nya melihat para pelaku
yang kerap merusak habitat dan lingkungan.parahnya lagi kata Anre
aliran sungai batang Pelepat kian memburuk dan keruh terjadi pencemaran air sungai,padahal warga aliran sungai batang Pelepat
sangat membutuhkan air sungai, apa lagi saat ini sudah mulai musim kemarau sumur sumur warga sudah mulai kering.kamana lagi tempat warga mandi dan mencuci jika air sungai sudah tak
bisa di manfaatkan,akibat peti yang
kian meraja lela dan semakin banyak pungkas Anre.

Anre selaku warga Pelepat yang ber
tempat tinggal di tanjung gedang
berharap dengan penuh harapan
agar pemerintah dan aparat hukum
dapat secepat mungkin untuk men
cegah dan menuntaskan masala peti agar warga tidak krisis kepercayaan terhadap pemerintah
dan aparat hukum,dan dugaan saya
sudah banyak oknum LSM dan media terima fee atau jatah mengingat bungkam nya suara para oknum LSM dan awak media,
yang biasanya ber koar koar ketika
ada problem dan masala besar
termasuk masala peti batu kerbau ini,kata Syafrianto yang kerap di
sapa bang Anre.

Check Also

Kabupaten Bungo Punya Program Dusun Online Yang Mendunia

Lintasindonesia.co.id –Bungo adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jambi, Indonesia. Kabupaten ini merupakan …

Duel Antar Pedagang Di Bungo Berujung Maut

Bungo-Lintas Indonesia. Insiden perkelahian dan penusukan yang diduga dilakukan oleh seorang pedagang terhadap pedagang lain, terjadi …

ANTUSIAS RATUSAN SISWA SISWI SMPN 2 BUNGO PENUHI GEDUNG SKB DALAM MEMPERINGATI ISRA’MI’RAJ

BUNGO, MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID – Peringatan Isra Mi’raj merupakan program sekolah yang tidak boleh ditinggalkan dengan tujuannya …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!