Lintas indonesia,Bungo,jambi,Berbagai macam ormas dan lembaga lain nya hadir di segenap penjuru nusantara bahkan sampai ke pelosok negeri ini,ada bentuk suatu perkumpulan yang sifatnya tetap gandeng pemerintah,namun ada perbedaan dengan yang satu ini yaitu : TP sriwijaya,Tenaga pembangunan mitra pemerintah yang bergerak di bidang budaya dan seni.
TP.Sriwijaya sudah terbentuk dari pusat sampai ke daerah daerah sala satunya di daerah Kab bungo TP Sriwijaya cabang bungo ini siap berkipra gandeng pemerintah dan bersinergi dengan Porkopimda,itu motto yang tercantum di struktur TP Sriwijaya yang di kirim kan sala satu kepengurusan perkumpulan TPSriwijaya atas nama RIO asli ke lahir Dusun lubuk niur kab bungo ini.
Malam tadi TP Sriwijaya mengadakan pertemuan di kantornya yang beralamat di lorong marsawa dekat perumahan baru kelurahan pasir putih kec,Rimboh tengah kab Bungo dekat Telkom muara bungo,ini yang di sampaikan salah satu pengurus yang bernama RIO kepada media lintas indonesia melalui via ponselnya.
Adapun hasil kepusan rapat pertemuan malam tadi dengan membahas beberapa poin salah satunya tercatut dalam pembahasan masala peti di Dusun batu kerbau,yang mereka dapat info saat ini sedang merajalela merusak lingkungan dan menyababkan pencemaran air di aliran sungai batang Pelepat kab bungo.
Masala peti ini ada kaitannya dengan budaya,namun cerita peti dengan memakai alat berat excavator ini sudah sangat merusak lingkungan hidup dan ini juga termasuk melanggar budaya,budaya termasuk golongan kontrol kebiasaan dan kemaslahatan hidup orang banyak,cerita budaya,seperti dompeng mungkin sudah menjadi budaya di mana mana ,namun kalau cerita excavator ini sudah luar biasa di mana mana,memang ini semua termasuk dalam melanggar aturan atau ilegal,tapi yang lebih parah adalah masala excavator tutur Rio,dalam media lintas indonesia ini.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























