Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JATIM / Madura / Angin Puting Beliung Terjang 16 Rumah

Angin Puting Beliung Terjang 16 Rumah

Sumenep, (Lintasindonesia.co.id) –  Angin puting beliung terjang 16 rumah Warga Desa Muncek Timur, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (7/11/2018). Akibat kejadian tersebut 16 rumah milik Warga rusak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 Wib. Dimana Saat itu angin tiba-tiba datang dan menerjang rumah warga hingga rusak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep R Abd Rahman Riadi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Puting beliung itu mengakibatkan beberapa rumah rusak ringan,” kata  Rahmad Riadi dalam keterangannya.

Terjadinya angin puting beliung hingga membuat rumah warga rusak tepatnya di dua dusun desa setempat.

Yakni di Dusun Tengah RT 3 RW 2 sebanyak 7 rumah. Sedangkan di Dusun Cangkreng sebanyak 9 rumah.

“Tidak tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu,” paparnya.

Sementara kerugian material ditakdir mencapai Rp7 juta.

“Kerugian materi untuk Dusun Tengah sekitar Rp.2,5 juta, sedangkan kerugian materi di Dusun Cangkreng kurang lebih Rp. 4,5 juta,” tutupnya. (Yasid)

Check Also

Kamar Hunian Warga Binaan di Rutan Klas IIB Sumenep Digeledah

Kamar Hunian Warga Binaan di Rutan Kelas IIB Sumenep Digeledah

Sumenep, Lintasindonesia.co.id – Rutan Kelas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali operasi penggeledahan kamar hunian …

Polres Sumenep Kawal Ketat Balik Mudik Gratis

SUMENEP, MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID _Lintasindonesia.co.id- Balik mudik gratis jurusan Sumenep-Surabaya-Jakarta dari terminal Arya Wiraraja Sumenep, Madura, Jawa …

Bulan Puasa Ramadhan 1444 H, Pemdes Aengdake Berbagi Berkah

Bulan Puasa Ramadhan 1444 H, Pemdes Aengdake Berbagi Berkah Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Pemerintah Desa (Pemdes) Aengdake, …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!