Sumenep,(Lintasindonesia.co.id)-
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar bimbingan teknis penerapan kurikulum 2013 (K-13) selama 3 hari terhitung sejak 16-18 September 2019.
Dalam pelaksanaan Bimtek, para guru kelas dan kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) Negeri maupun swasta untuk sekolah yang ada diwilayah daratan ikut serta dalam pelaksanaanya.
“Pesertanya para guru dan kepsek SD sederajat yang ada di wilayah daratan,” kata Abd Kadir, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Sumenep, kepada sejumlah awak media.
Apalagi, kata kadir, Bimbingan langsung dari Dinas terkait dipandang penting. Sebab, masih ada beberapa kelas di sejumlah sekolah yang masih menerapkan kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006.
“Ini (Bimtek) dilaksanakan untuk memberikan bimbingan langsung, karena beberapa sekolah untuk kelas III dan VI-nya itu masih menggunakan KTSP 2006. Nah, kita menginginkan sekolah sekolah sudah menggunakan K13 secara utuh dari kelas 1 sampai kelas VI,” paparnya.
Dirinya berharap, apa yang telah didapatkan para guru dan kepala sekolah ini dapat menerapkan kegiatan pendidikan dengan baik. Sehingga dapat melaksanakan kurikulum 2013 terhadap setiap peserta didik.
“Pelatihan ini, orientasinya untuk anak didik kita di sekolah masing masing, sehingga upaya lebih jauh tentang upaya peningkatan mutu pendidikan di Sumenep dapat dilaksanakan dengan baik,” imbuhnya.
Selain itu, adapun target yang harus dicapai adalah semua sekolah diminta menerapkan k-13, baik bagi sekolah yang ada di wilayah daratan, maupun mereka yang tersebar di wilayah kepulauan.
“Bagi kepulauan, Insya Allah awal tahun nanti kita laksanakan bimtek-nya, target kita semua sekolah SD sederajat baik daratan maupun kepulauan serempak menggunakan k-13 ini,” tutupnya. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























