
Sumenep, Media-Lintasindonesia.co.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur untuk meningkatkan ekonomi masyarakat terus digenjot. Salah satunya, melalui kerapan kambing untuk meningkatkan ekonomi para peternak.
Begitu pula para peternak diharapkan untuk bersungguh- sungguh memelihara kambing ternaknya. Hal itu dilakukan agar kambing tersebut menjadi kambing yang berkualitas yang baik untuk kambing kerapan.
“Jika para peternak bisa merawat kambingnya dengan baik dan bisa menjadi kambing karapan maka meningkatkan harga jualnya,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, di lapangan kerapan sapi, Desa tanjung. Minggu (12/03) kemarin.
Dengan demikian, pihaknya berharap dengan lomba kerapan kambing mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan harga kambing.
“Jangankan sampai juara, potensi untuk jadi kerapan saja harga kambing itu bakal naik. Seekor kambing yang menjuarai lomba itu mempunyai harga jual tinggi dan tentu saja berimbas pada peningkatan ekonomi warga, terutama peternak kambing,” tegasnya.
Kendati demikian, orang nomer satu di lingkungan Pemkab ini berterima kasih kepada seluruh pecinta kerapan kambing yang selalu eksis dalam melestarikan budaya ini.
“Terima kasih kepada peguyuban dan pecinta kerapan kambing yang selalu eksis melestarikan budaya kerapan kambing sebagai upaya peningkatan ekonomi para peternak,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya berharap kepada masyarakat lebih fokus lagi kepada kekuatan tradisi nilai seni dan keunikannya, bukan kepada yang lain supaya tidak mengotori semangat kerapan kambing.
Untuk diketahui, lomba kerapan kambing merupakan bagian dari kegiatan kalender 2023 yang bertajuk Masa Kejayaan Kabupaten Sumenep.
Pemenang lomba kerapan kambing di golongan juara 1 (Putri Sinden Mama Yuniar dari Kabupaten Pamekasan), juara 2 (Bintang Pesawat Aba Warsit Bluto) dan juara 3 (Sabil Kades Didik Langsar), dan dari golongan kalah sebagai juara 1 (Jet Mitik H. Sutkno Dungkek), juara 2. Bintang Let Celet Supriadi Langsar) dan juara 3 (Batman Wahyu Sumenep). (Ci/Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























