Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / MALUKU / Seram Bagian Barat / Dinas Lingkungan Hidup SBB Gelar Sosialisasi Kebijakan Pencegahan Kebakaran Hutan.

Dinas Lingkungan Hidup SBB Gelar Sosialisasi Kebijakan Pencegahan Kebakaran Hutan.

Seram Bagian Barat – Maluku, Sosialisai Kebijakan Pencegahan Kebakaran Hutan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Seram Bagian Barat tentunya memiliki tujuan yang jelas, agar kedepan dapat menjalin hubungan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Salah satu caranya adalah memberikan informasi kepada masyarakat tetang bahaya kebakaran hutan dan lahan serta akibat yang ditimbulkan bagi kehidupan manusia, dan berperan penting bersama semua pihak terkait.
Kegiatan Sosialisasi dihadiri oleh 75 peserta dari unsur Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, BPD, dan Kades pada 37 desa di Kecamatan Kairatu Barat, Kecamatan Kairatu, Kecamatan Inamosol, Kecamatan Amalatu dan Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat, bertempat di Balai Desa Waimital Kecamatan Kairatu Jumaat, 31/11/2018.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Seram Bagian Barat L.A.TUASUUN, SP, M.Si saat Membuka acara sosialisasi tersebut membacakan sambutan Bupati Seram Bagian Barat mengatakan bahwa, Kabupaten Seram Bagian Barat yang memiliki Hutan dengan luas sekitar 396.278 Ha Kondisinya masih baik masih hijau, maka kita mesti peduli terutama terhadap kasus-kasus kebakaran hutan yang terjadi di sekitar kita.

“Pencegahan kebakaran hutan merupakan kegiatan awal yang paling penting sebagai upaya dalam perlindungan terhadap hutan agar dapat meminimalisir dampak, dengan mulai dari kepedulian diri kita untuk sadar tidak membakar lahan secara membabi-buta walaupun itu lahan milik sendiri.” ungkap kadis.

Selanjutnya Kadis mengatakan Kepedulian untuk mengajak orang disekitar kita untuk tidak membakar hutan dan mengawasi serta melapor dan tanggap ketika ada terjadi kebakaran hutan. Untuk mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di daerah ini, diperlukan kemampuan dalam mengidentifikasi, menganalisa dan mengambil tindakan pencegahan dan mitigasi yang harus ditangani secara komprehensif, multisektor, terpadu dan terkoordinasi antara semua stakeholder baik pemerintah maupun masyarakat. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian hutan masyarakat.

Masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat yang merupakan masyarakat adat dengan hutan adatnya, peranan Kewang sangat dibutuhkan karena fungsinya adalah menjaga hak ulayat desa atau negeri di darat maupun di laut tetapi kenyataannya kewang red = penjaga ulayat pada beberapa Negeri adat yang ada di Kabupaten Seram Bagian Barat belum difungsikan, ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita untuk memperhatikan kearifan lokal ini dengan memberikan penguatan dan pemberdayaan peranannya secara berkelanjutan.

Mengakhiri sambutan ini saya berharap lewat kegiatan ini diminta keseriusan dari kita semua, baik pemerintah maupun masyarakat terutama pada setiap daerah atau Desa/Dusun, yang rentan terhadap pengaruh perubahan iklim dan rawan kebakaran hutan, dan lahan untuk tanggap dalam melakukan aksi-aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Sosialisasi ini di hadiri oleh beberapa narasumber diantaranya Kadis Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa juga Akademisi dari Universitas Pattimura.
Semantara Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Seram Bagian Barat Moksin Pelu, S, Pi dalam penyampaian materi tentang Kebijakan Alokasi Dana Desa bagi Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Kewang, dapat dibentuk melalui Musyawarah Desa dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa untuk membentuk Lembaga Adat Desa ( Kewang ) tersebut dan ditetapkan dengan Peraturan Desa (Perdes).

” Kelembagaan Adat ( Kewang) dituangkan didalam Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) dan Di Anggarkan didalam Batang Tubuh Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) dan kemudian ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Desa supaya dapat memperoleh Insentif maupun Operasional kepada Kelembagaan Adat (Kewang) .” jelas Kadis.

Peserta memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kadis Lingkungan Hidup karena telah melaksanakan kegiatan sosialisasi tersebut hal ini diungkapkan oleh salah satu peserta, Kepala Desa Tala Kecamatan Amalatu dirinya berharap melalui Kegiatan ini Pemerintah Daerah dapat membentuk Tim Terpadu.

” Saya berharap setelah selesai kegiatan sosialisasi ini, pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup SBB membentuk Tim Terpadu agar Tim ini dapat bekerja menangani masalah-masalah Lingkungan hidup.”pinta Kades. (Joe)

Check Also

Media-lintasindonesia.co.id – Maluku, Seram Timur ||Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia seram Bagian …

SAT NARKOBA POLRES SBB KEMBALI SITA 410 LITAR SOPI TAK BERTUAN

SBB,lintasindonesia.co.id -Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan oleh Resnarkoba Polres Seram Bagian Barat(SBB) dengan sasaran  Minuman …

Enam Penambang Batu Sinabar Meninggal Tertimbun Longsoran

SBB, lintasinfonesia.co.id -Sebanyak Enam orang yang merupakan penambang Batu Sinabar di Hulung Desa Iha kecamatan Huamual …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!