Pembangunan SMP 1 atap Negeri Neniari Kec Taniwel mengalami kemacetan kurang lebih 1 tahun terakhir ini, mengakibatkan proses belajar mengajar terhambat.
Pembangunan SMP negeri 1 atap Negeri Neniari yang di bangun di bulan Oktober tahun 2018 yang tangani langsung oleh pihak kontraktor, proses pembangunan berlangsung hanya satu bulan dan proses pembangunan tersebut tidak di ketahui oleh pihak sekolah hingga sampai saat ini belum ada kejelasan oleh pihak yang berwajib Baik oleh pihak pemerintah daerah di dalamnya dinas pendidikan kab SBB dan pihak kontraktor.
Menyikapi persoalan ini,Anggota DPRD Seram Bagian Barat (SBB),Jodis Rumahsoal meminta kontraktor pelaksanaan dan dinas pendidikan untuk bertanggung jawab atas pekerjaan pembangunan SMP 1 Atap Niniari Gunung.”Jangan meninggalkan begitu saja.
Rumasoal merasa kecewa terhadap kebijakan pemerintah daerah yang tidak sama sekali melihat persoalan pendidikan di Kab SBB khususnya di daerah pegunungan dan daerah pinggiran lainnya.
Ia juga mengingatkan,hendak dinas terkait menegur kontraktor dinilai Amatir agar menyelesaikan pekerjaan dengan tuntas,”Dinas Pendidikan harusnya menegur kontraktor,jangan biarkan kontraktor tinggalkan pekerjaan sebelum tuntas.
Oleh sebab itu Rumahsoal menjelaskan untuk persoalan SMP 1 atap Negeri Kec Taniwel dapat di tindaklanjuti baik’secara hukum maupun secara pendekatan lainnya.
Dirinya akan menyampaikan persoalan kepada bupati Seram bagian barat dan Wakil bupati Seram bagian barat serta menjadi pokok pikiran saya di DPRD nanti, saya juga merasa simpati atas persoalan pendidikan di daerah kab SBB yang menjadi persoalan dari sekian banyak kasus yang belum di selesaikan.(Anwar Tiha)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























