Sumenep, (Lintasindonesia.co.id) – Tahun 2019 kuota haji untuk Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipastikan bertambah. Hal itu dibuktikan adanya kuota yang masuk sebanyak 742 orang.
“Kuota sebanyak itu, belum termasuk kuota cadangan. Yang jelas tahun 2019 naik dibandingkan tahun sebelumnya 2018 yang hanya mencapai 537 orang,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Moh. Rifai Hasyim, Kamis (31/1/2019).
Adapun, untuk calon jemaah 2019 yang masuk dalam kuota cadangan sebanyak 25 orang. Bagi yang masuk kuota sudah dilakukan pemanggilan dan saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Sudah kami panggil pendaftar yang masuk kuota haji tahun ini. Dan sudah mulai dilakukan pemeriksaan kesehatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sumenep,” jelasnya.
Menurutnya, meski ada penambahan jumlah calon jema’ah haji yang akan berangkat tahun ini, namun tidak berdampak signifikan terhadap daftar tunggu. Sebab, pendaftar haji di Sumenep tiap hari mencapai 18 hingga 20 orang. Sehingga menambah antrian panjang pemberangkatan haji Sumenep.
“Yang mendaftar tahun 2019, mereka akan berangkat haji tahun 2043 atau menunggu sekitar 24 tahun,” tegasnya.
Sementara biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2019, masih belum ada keputusan, hal itu dikarena dalam proses pembahasan di Pemerintah Pusat. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























