Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / KAL-UT / Nunukan / “LAURA BLAK-BLAKAN,BUKA KONDISI KEUANGAN KEPADA PARA KETUA RT-RW”

“LAURA BLAK-BLAKAN,BUKA KONDISI KEUANGAN KEPADA PARA KETUA RT-RW”

Nunukan,Lintas Indonesia.“Bertempat di Kantor Bupati Jalan Sei Jepun,Kecamatan Nunukan Selatan pada(22/06/2020),Dalam acara silaturahmi dan dialog bersama para Ketua RT-RW,Bupati Hj.Asmin Laura Hafid,SE.MM menyampaikan bahwa,“kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten(Pemkab)Nunukan,tahun ini masih akan mengalami tekanan cukup berat akibat penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19.”

Penyebaran wabah Virus Corona(Covid-19 Red),yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya menurut Asmin Laura,telah membuat Pemerintah Daerah mau tidak mau harus melakukan realokasi anggaran di hampir semua sektor untuk penanganan dampak penyebaran Covid – 19.

Situasi tersebut membuat kondisi keuangan pemerintah daerah yang dalam beberapa tahun terakhir memang sudah mengalami defisit menjadi semakin tertekan.“Angka defisit kemungkinan akan semakin besar seiring dengan meningkatnya angka defisit di tingkat nasional yang diperkirakan mencapai 6 persen lebih pada tahun ini.”

“Begitu situasinya ditetapkan menjadi tanggap bencana,maka hampir semua anggaran harus disesuaikan kembali,semuanya dipangkas dan dilarikan anggarannya untuk penanganan covid-19. Setidaknya,ada Rp.80 miliar yang dialihkan untuk mengatasi dampak Covid-19,inilah yang menyebabkan nyaris tidak ada pembangunan dari APBD pada tahun ini,”ujarnya.

Kata Asmin Laura,“pemerintah daerah tidak bisa berbuat apa-apa karena semua ketentuan sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat,dan harus diikuti tidak bisa tidak,yang perlu dicatat adalah bahwa situasi ini terjadi di seluruh tanah air,tidak hanya kita yang mengalami.”

Menurut humas,Dalam acara silaturahmi dan dialog bersama para Ketua RT-RW se-Kecamatan Nunukan Selatan,Bupati Hj.Asmin Laura pun melakukan paparan melalui slide di layar lebar tentang postur dan kondisi keuangan APBD,Untuk memberikan gambaran secara lebih gamblang kepada para ketua RT-RW yang hadir dalam kesempatan tersebut,termasuk.menampilkan slide video pernyataan Menteri Keuangan“Sri Mulyani Indrawati”tentang asumsi defisit tahun 2020 yang diperkirakan mencapai angka 6 persen.”

Lebih lanjut Asmin Laura menjelaskan bahwa,“Pendapatan pemerintah daerah(Pemda)Nunukan selama ini masih sangat tergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai 90 persen,selebihnya berasal dari Pendapatan Asli Daerah(PAD)sekitar 7 persen,dan pendapatan lain yang sah sekitar 3 persen.

Defisit yang dialami oleh pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir,bisa terjadi karena anggaran yang ditransfer oleh pemerintah selama ini tidak sesuai dengan asumsi atau perkiraan pendapatan yang sudah disusun.”

“Persoalannya adalah,dana yang ditransfer oleh pemerintah pusat tidak pernah mencapai 100 persen,berkisar diantara 70-90 persen,padahal kita dalam menyusun anggarannya sudah 100 persen. “Karena uang yang turun tidak full kita terima,maka mau tidak mau pasti ada hutang.

“Usulan–usulan dari masyarakat pun tidak semuanya bisa dilaksanakan,karena memang uang yang turun terbatas.Sebelum ada wabah Covid situasinya sudah seperti itu,apalagi ditambah dengan adanya penyebaran wabah covid – 19,situasinya menjadi semakin berat,”ujar Laura.

Untuk itu,Bupati juga berharap dari penjelasan tersebut,selanjutnya bisa diteruskan oleh para ketua RT-RW kepada warganya supaya tidak muncul pemahaman atau persepsi yang salah di tengah masyarakat.

“Jangan dikira semua tergantung bagaimana Bupati mengaturnya. Semua ada aturannya,menyusun APBD pun ada Kaidah–kaidah yang harus kita ikuti,tidak boleh sembarangan,”Jelas Laura./Hms/Rdm.

Check Also

73 pasang sepatu branded illegal asal Malaysia di Amankan

NUNUKAN  Kalimantan Utara, mengamankan 73 pasang sepatu branded illegal asal Malaysia, yang hendak diselundupkan ke …

“Arena Judian Sabung Ayam Digrebek Petugas”

Nunukan-Lintas Indonesia. “Personel Sat Samapta Polres Nunukan yang dipimpin oleh Ipda. Endang Sudrajat (KBO Sat …

“Bupati Laura Bangga Terhadap 346 “Pasukan Orange”

Nunukan-lintas Indonesia. “Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kembali …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!