Bangka…Lintas indonesia 06/04/2020..Mantan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan Sekretaris KNPI Bangka, Ratno Daeng Mappiwali(6/4/2020), meminta PT Timah Bagian Unit Laut untuk meninjau operasional Kapal Isap Produksi (KIP) mitra PT Timah yang menambang di Laut Pesisir Sungailiat.
Hal itu sehubungan dengan mawabahnya pandemi corona (Covid-19) yang mematikan serta penetapan Oleh Badan Kesehatan Dunia PBB, WHO, yang mengumumkan sebagai status darurat global virus corona.
Juga menindak lanjuti anjuran pemerintah untuk melakukan social distancing atau pembatasan interaksi sosial secara disiplin serta Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Covid-19.
Kekhawatiran menjalar dan mawabah di lingkungan masyarakat pesisir Sungailiat, maka terkait akan persoalan tersebut, pihaknya menyampaikan beberapa permintaan, diantaranya :
1. Seluruh aktivitas kapal Isap Produksi (KIP) dihentikan karena banyak melibatkan berkumpulnya Massa saat melakukan Pembongkaran hasil produksi KIP serta adanya beberapa Tenaga Kerja Asing (TKA) di kapal isap produksi.
2. Meminta kepada Mitra PT. Timah untuk mengecek/ memeriksa suhu tubuh setiap karyawan yang ada di kapal.
3. meminta kepada PT timah dan mitra KIP membantu masyarakat pesisir untuk menyalurkan sembako dengan melemahnya perekonomian masyarakat akibat dampak virus corona.
“Demikian harapannya, dan berharap PT Timah dan mitra membantu program pemerintah untuk memutuskan Mata Rantai penyebaran virus corona,” katanya.(Anuar)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























