Bangka,Lintas indonesia”Sungailiat (14 Oktober 2020)
Nelayan sungailiat merasa gerah perlakuan kelompok masyarakat yang mengatasnamakan perwakilan nelayan pesisir yang mencoba mengahalangi halangi pengerukan alur muara air kantung yang di kerjakan oleh PT. pulomas Sentosa.
Menurut pantuan media ini di lapangan beberapa orang yang mengatasnamakan perwakilan masyarakat pesisir menggunakan tiga perahu nelayan mencoba menghentikan aktivitas pengerukan pasir yang di lakukan oleh PT. pulomas sentosa.
Sehingga membuat nelayan sekitar yang menggunakan alur muara air kantung merasa gerah. Salah satu perwakilan nelayan yang di jumpai di lokasi muara air kantung. Iskandar mengatakan bahwa nelayan Sungailiat yang berlabuh di pelabuhan perikanan nusantara mendukung aktivitas pengerukan alur muara air kantung yang di lakukan Oleh PT. pulomas sentosa. dan nyatanya muara air kantung ini masih bisa keluar masuk perahu.
Selain itu di katakan kandar pihaknya merasa heran dengan kelompok kelompok yang mengatasnamakan perwakilan nelayan yang selalu membuat gaduh dan berharap tidak mengadu domba kami sesama nelayan. Di tambah kan kandar bahwa nelayan yang ada di pelabuhan sungai liat ini akan mengawal pengerukan alur muara air kantung dan meminta PT. pulomas tetap melanjutkan pengerukan muara air kantung.
Di tambahkan Tajudin dan rekan rekan nelayan yang lainnya yang melabuhkan perahunya di dermaga pelabuhan nusantara sungailiat. Mengatakan orang orang yang menghentikan pengerukan alur merasa asing dan tidak di kenalnya”pungkasnya.(anuar)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























